Visual Mapping Femi Olifia Review

Visual mapping


Visual Mapping yang dibahas dalam buku ini, buatku pribadi adalah buku yang mengajarkan tentang cara membuat mapping untuk menemukan solusi masalah hidup pribadi. Karena, contoh gambaran yang digunakan mengambil problematika dalam kehidupan pribadi manusia. Seperti ingin Menata Karir Sukses Sejak Muda, seperti yang ditulis oleh kak Kornelius Ginting. 

Namun, pada bagian pembukanya yang menuliskan tentang keseimbangan otak kanan dan kiri melalui kegiatan mapping. Masih belum begitu mengena. Kurangnya penjelasan ilmiah mengenai kinerja otak kanan dan kiri. Membuatku pribadi menilai kalau buku ini masuk ke dalam bagian buku TATA CARA. Bukan penjelasan mengenai manfaat visual mapping bagi otak kanan dan kiri. 

Tak perlu disangkal jika Visual Mapping atau pemetaan visual memiliki banyak manfaat. Ini sudah jelas, karena dalam setiap bidang kehidupan, bukan sekadar kehidupan pribadi saja. Menggunakan mapping dalam beragam bentuk sudah diterapkan sejak dahulu. 

Jika melihat dari pernyataan pada halaman 87, "Diagram merupakan salah satu visual mapping." Maka sudah sangat jelas, diagram sudah banyak digunakan oleh para scientists untuk mencatat data penting yang terkait pada penelitian ilmiah. Inilah salah satu bentuk visual mapping yang paling umum. 

Selain itu, bagi pekerja di bidang pemrograman mesin, misalnya. Mereka mengenal istilah Flowchart yang merupakan visual mapping alur suatu program bekerja. 

Bisa disimpulkan, bahwa visual mapping sudah banyak digunakan dalam semua bidang. Baik bidang itu berkaitan langsung dengan hidup kita atau tidak. 


Kartu Tanda Buku

Judul : Visual Mapping

Penulis : Femi Olifia

Halaman : 234

Format : Ebook Gramedia Digital

Bahasa : Indonesia

Diterbitkan oleh Elex Media Komputindo

ISBN : 9789792790900 

Genre : Nonfiksi


Apa Itu Mind Mapping? 

Sebelum beranjak, Mind Mapping merupakan hal yang sama dengan visual mapping. Jika visual mapping lingkupnya cukup luas, bisa berisi data atau informasi mengenai penelitian atau hal lain. Sementara Mind Mapping lingkupnya dipersempit yaitu mencangkup isi pikiran atau peta pemikiran

Dalam buku ini, Femi menjelaskan bahwa Mind Mapping adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk suatu kesan yang lebih dalam. 

Sementara itu, Mind mapping dikutip dari simplemind.edu. "A tool for the brain that captures the thinking that goes on inside your head. It helps you think, collect knowledge, remember and create ideas." 

Kemudian, menurut pengembang teknologi Mind Mapping ini  Buzan and Buzan (1996). Disebutkan bahwa, "The mind map is an expression of radiant thinking and is therefore a 

function of the human mind. It is a powerful graphic technique which 

provides a universal key to unlocking the potential of the brain. The mind 

map can be applied to every aspect of life where improved learning and 

clearer thinking will enhance human performance. The mind map has four 

essential characteristics: 

1. The subject of attention is crystallized in a central image. 

2. The main themes of the subject radiate from the central image as branches. 

3. Branches comprise a key image or key word printed on an associated line. Topics 

of lesser importance are also represented as branches attached to higher level 

branches. 

4. The branches form a connected nodal structure."

Singkatnya, mind map adalah skema penggambaran ide atau segala hal dalam pikiran kita ke dalam kumpulan asosiasi kata atau bentuk tertentu yang berkaitan.


Apa Manfaat Visual Mapping Dalam Kehidupan?

Jurnal mengenai peta pikiran atau pindai minda ini sudah banyak. Mereka menjabarkan manfaatnya dalam sebuah penelitian yang hasilnya didominasi oleh kemudahan berpikir melalui mind mapping. 

Sedikit dibedah satu persatu dalam profesi atau kehidupan pribadi mengenai manfaat dari mind map ini. 


Penulis (Blogger, Jurnalis, Penulis Buku) 

Bagi yang menggeluti bidang menulis. Tentu enggak akan aneh mendengar istilah Outline. Atau kerangka, yang dahulu di pelajaran Bahasa Indonesia sering dibahas. 

Tak hanya penulis buku dan blogger saja yang membutuhkan outline. Dari materi yang dibahas di Tempo Institute, Jurnalis pun membutuhkan kerangka. 

Kerangka di sini, jika dibentuk dalam visual mapping tentu akan mempermudah dalam mengembangkan tulisan yang sesuai dengan tema dan kebutuhan. Hal ini juga bisa membantu, agar tulisan kita tidak melebar apalagi membahas topik yang berada di luar tema. 

Visual mapping dalam dunia kepenulisan mampu membuat penulisnya mempertahankan gagasan di dalam koridor yang sudah disepakati dalam bentuk mapping. Sehingga, mencegah buntu ide apalagi penjelasan yang melebar dan tidak sesuai tema bahasan. 


Pelajar

Baik masih berstatus siswa atau mahasiswa, Visual Mapping bisa membantu dalam menyelesaikan beragam tugas. Misalnya, diminta membuat presentasi sesuatu. Tentu kita membutuhkan peta konsep yang berkaitan dengan tema yang akan dipresentasikan. 

Karena itu, peta konsep dalam bentuk visual mapping, tentu akan mempermudah dalam merumuskan masalah dan memberikan solusi untuk materi presentasi. 

Juga dapat digunakan untuk merangkum catatan dari pelajaran atau materi yang didapat di kelas. Visual mapping akan memberi kemudahan pikiran kita menemukan informasi penting dari materi yang dijelaskan. 

Dari penelitian The Effects of Mind Mapping Activities on Students' Motivation (sumber https://cupola.gettysburg.edu/edfac) ditemukan bahwa, pelajar yang melakukan tes mengenai mind mapping. Mengakui bahwa mereka menyukai peta pemikiran ini karena memudahkan mereka berpikir. Kemudian, memberi kebebasan pada mereka mencatat sesuatu dengan menggabungkan warna, gambar atau simbol lain yang dimengerti oleh mereka. Bahkan, menurut mereka, menggunakan konsep mapping ini membuat mereka efisien menggunakan waktu belajar. 


Bisnis Online

Pelaku usaha online baik dalam skala kecil maupun skala besar. Menggunakan visual mapping justru mampu mereduksi hal apa saja yang bisa membuat laju usaha tersendat. 

Peta pikiran ini bisa membantu pemilik usaha atau staf anggotanya. Menentukan, apa saja kegiatan utama yang bisa dilakukan melalui peta konsep. Selain kegiatan utama, juga bisa digunakan untuk menentukan buyer persona sampai teknik marketing yang sesuai dengan media yang digunakan. 


Manajemen Waktu


Untuk siapa saja yang masih memiliki masalah mengatur waktu. Masih galau menentukan skala prioritas kegiatan. Menggunakan visual mapping dapat membantu menentukan prioritas harian. 

Tuliskan di atas kertas, apa saja kegiatan yang ingin dilakukan dalam satu hari. Tuliskan semua yang mampir di dalam pikiran tanpa harus dievaluasi. Catat saja semuanya yang terlintas. 

Setelah itu, buat kembali peta baru yang berisi kegiatan yang masih bisa ditunda. Dan buat di tempat terpisah, kegiatan yang tidak bisa ditunda berikut poin penjelasan kenapa enggak bisa ditunda. 

Dari penerapan peta pikiran inilah, bisa membantu menentukan skala prioritas kegiatan setiap harinya. Kalau sudah terbiasa, maka mind map ini tetap akan bisa digunakan namun lebih efisien penggunaannya. 


Pemecahan Problematika Kehidupan

Kegalauan dan hambatan dalam kehidupan tentu dialami banyak orang. Dalam kehidupan, terkadang menemukan situasi kesulitan untuk memilih. Atau kesulitan mencari solusi. 

Dalam buku Visual Mapping inilah, pembahasan mengenai pemecahan masalah dalam hidup dibahas. Cukup terperinci disertai cara menentukan dan membuat mind mapping yang bisa membantu mengurai pikiran yang kusut. 


Review Visual Mapping

Sebelum memulai nulis ulasan untuk buku ini. Karena, ada beberapa hal yang kurang sreg. Yaitu sub judul yang menuliskan mengenai keseimbangan otak kanan dan otak kiri. Namun, di dalam buku ini enggak dijelaskan secara terperinci dan ilmiah mengenai bagaimana otak mampu bekerja dan terbantu melalui visual mapping ini. 

Akhirnya, daku putuskan untuk membaca hal lain terkait mind mapping. Karena, sebenarnya, pembahasan utama dalam buku ini adalah Mind Mapping. Jadi, daku pilih untuk mencari tau sedikit mengenai mind mapping dari sumber berbeda. 

Dari berbagai sumber inilah daku mendapat sedikit informasi lain mengenai struktur, manfaat hingga penelitian yang berkaita  dengan mind map. 

Untuk sedikit menambah wawasan, bisa kunjungi bacaan jurnal di https://www.researchgate.net/profile/Anthony_Mento/publication/242336149_Mind_mapping_in_executive_education_Applications_and_outcomes/links/55708bde08ae7d0f5f90302f.pdf atau di sini https://www.homeworkforyou.com/static_media/uploadedfiles/1233333333%20ContentServer.pdf bisa juga di sini http://cupola.gettysburg.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1021&context=edfac 

Setelah menamatkan buku ini, akhirnya bisa kusimpulkan kalau buku Visual Mapping ini merupakan buku berisi TATA CARA MEMBUAT MIND MAP UNTUK PEMECAHAN PROBLEMATIKA HIDUP. 

Karena, di dalamnya berisi cukup lengkap bentuk mind map dan cara penggunaannya untuk menemukan solusi masalah dalam hidup. Bahkan, ada terdapat beberapa lembar contoh beragam mind map yang cukup banyak dan bisa dicontoh sesuai dengan selera dan kebutuhan. 


Penutup

Buatku, wajar memang ketika sebuah buku memiliki judul yang fenomenal. Karena, tujuan penerbit agar buku tersebut bisa menarik pembaca dengan mudah. Terkadang, memang sering menemui buku yang enggak sesuai antara sampul, judul dan isinya. 

Karenanya, setelah menutup buku ini. Rasanya daku cukup kecewa karena informasi mengenai otak kanan dan kiri yang membuatku penasaran. Justru enggak dibahas terperinci. 

Tapi, buat yang butuh bacaan ringan mengenai Mind Map. Tentu buku ini bisa dibaca dengan cepat. Apalagi disertakan juga cara membuat mind mapnya. Sampai cara kerja dan cara evaluasi mind map yang sudah dibuat. 


Tertarik membuat mind map? Atau udah pernah coba bikin mind map? Kira-kira, hal apa yang menyenangkan dalam membuat mind map? 

Postingan Terkait