Ads 720 x 90

Book Reviewer

5 Komunitas Pembaca Buku Yang Aktif Nyebarin Virus Membaca

Baca buku


Komunitas Pembaca Buku. Baca buku bareng temen itu menyenangkan banget, ya kan? Kita bisa berbagi pengalaman membaca. Terutama kalau ada tokoh yang kece, bisa di fangirling-in bareng. Bisa dapet rekomendasi bacaan yang kece juga.

Tapi, kalau baca sendirian. Rasanya nggak enak, kan ya. Mau kesel ya kesel sendiri. Mau nanya pas bagian yang kurang dimengerti tapi bingung nanya sama siapa. Kadang, pas naksir sama tokoh karakter, eh seru sendiri. Jadi rasanya agak kurang gitu hip hip hura-nya.

Baca buku sendirian? Oh No!!


Jadi, kalau readers pengen banget punya temen yang bisa diajak ngobrol buku bareng. Terus bahas tentang ceritanya bareng sama temen. Sampai ngobrolin spoiler mengenai cerita.

Nah, kenapa nggak gabung aja ke komunitas pembaca buku? Di Instagram banyak loh, komunitas baca buku yang sering ajak seru-seruan bareng.


Aktivitasnya bisa dari diskusi tentang buku secara daring di grup whatsapp. Atau baca buku tema tertentu. Bisa juga ikutan tantangan motret untuk seseruan di Instagram.

Nggak harus di Instagram sih. Ada juga komunitas yang aktif juga di grup whatsapp. Tapi, kenapa harus Instagram?


Buat readers yang belum kenal atau pernah denger istilah Bookstagram. Sekarang ini kan sedang marak, ya. Kenapa nggak ikutan aja gabung dengan komunitas pembaca dan pengulas buku di Instagram?


Memang sih, ada beberapa bookstagram yang beli buku tapi nggak dibaca. Eh, tapi jangan salah. Jumlah pengulas buku yang baca buku sampai selesai itu lebih banyak, loh. Dan bookstagram ini termasuk banyak anggotanya. Dari seluruh penjuru dunia.


Nggak ada lagi deh alasan baca buku sendirian. Ngga ada teman diskusi. Ngga ada teman buat fangirling. Semua itu mungkin kalau readers bergabung di komunitas pembaca buku ini.


Komunitas Pembaca Buku di Instagram



Baca buku



1. Gerakan One Week One Book


Ini adalah komunitas yang diinisiasi oleh kak Lintang. Sebagai bagian dari usahanya mengajak teman-teman untuk membaca minimal satu buku satu minggu.

Gerakan ini juga merupakan bentuk usaha kak Lintang dan tim adminnya dalam menyerukan gerakan literasi. Biar banyak readers lain yang ikut serta membaca sampai habis dan mengulasnya.


Kegiatan GOWOB ini terbagi di dua media. Di Instagram, readers bisa setoran ulasan buku setiap minggu. Nantinya, kalau readers masuk ke dalam pembaca yang konsisten. Bakalan dapet sertifikat yang akan dikasih setiap bulannya.

Media kedua yaitu di grup whatsapp. Kadang tim admin mengadakan diskusi buku atau kegiatan baca bareng. Kadang juga ada ngobrol bareng penulis buku.



2. Klub Buku Narasi



Nah, ini tuh bagian dari Narasi.tv loh. Ada yang pernah dengar? Itu tuh yang suka nayangin acaranya Mba Najwa Shihab. Sudah ingat?

Di Klub Buku Narasi ini, banyak acara yang diadakan offline untuk tayang onair. Yang pasti, mereka sering membedah dan membahas buku-buku dengan diskusi yang seru.

Tujuan didirikan wadah ini adalah untuk memberikan informasi baru mengenai buku keren yang belum readers tahu.



3. Buibu Baca Buku Book Club



Meski namanya memiliki kesan pengkhususan. Komunitas BBBBClub ini memang wadah untuk pembaca wanita.

Hayoo yang bukan wanita dilarang masuk.

Kenapa sih harus wanita? Begini. Komunitas yang diinisiasi oleh Mak Puty dan Mak Restu ini punya tujuan untuk mengajak para perempuan. Khususnya buibu agar mau meluangkan waktu membaca buku.

Kalau Ibunya baca buku otomatis peluang anak-anak di rumah untuk suka baca buku pun semakin luas, ya kan?

Karena itu, komunitas ini dibuat dan mendapat banyak antusias terutama Mak Mak readers.

Apalagi adminnya sering banget melemparkan problematika yang memang dialami sama hampir mayoritas buibu readers yang bergabung.

Kalau readers mau gabung. Cek Term of Condition nya, ya.


4. Komunitas Pembaca Buku



Ini komunitasnya sebenernya masih terbilang baru. Tapi, karena aktif bikin challenge buat readers di bookstagram. Akhirnya makin banyak yang bergabung.


Selain tantangan motret buku dengan tema tertentu. Ada juga tantangan baca buku dengan tema tertentu. Seperti buku dengan judul lima kata yang pernah diadain tahun 2019 kemarin.

Dari tantangan ini, banyak bookstagram yang tadinya mengalami reading slump, merasa terbantu banget.

Soalnya, mereka jadi punya teman untuk berbagi semangat. Walaupun buku yang dibaca berbeda.

Oiya, komunitas pembaca buku ini lagi buka pendaftaran untuk readers yang mau bergabung di grup whatsappnya, loh.



5. Bookstagram Indonesia



Wadah pembaca buku yang satu ini. Kayanya masih satu atap juga dengan Komunitas Pembaca Buku Indonesia.

Soalnya, template mereka sama. Konsepnya juga sama. Jadi, buat kalian yang mau ikut di kedua komunitas ini, boleh banget.

Meski sama konsep dan penataan gambarnya. Pilihan postingan yang direpost di akun ini lebih rapi.

Namun, masih agak sepi interaksi memang di sini tuh.



Allhamdulillah, Ipeh gabung di GOWOB ini sudah lama. Dari jumlah followernya masih sedikit banget. Sampai sekarang sudah bisa swipe-up. Rasanya memang senang. Karena, bisa tumbuh bersama.


Nah, kalau readers gimana? Sudah gabung di komunitas baca buku belum? Bisikin dong, nama komunitasnya.


Siapa tahu, ada readers yang tertarik mau bergabung.

Related Posts

1 comment

  1. Baru tahu nih Mbak ada banyak komunitas pembaca buku di Instagram saya kayaknya baru ikuti akun yang bukibuk baca buku itu, yang lainnya cuss aah mau kepoin dan follow akunnya. Terima kasih infonya ya Mbak Ipeh :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis terhapus.

Subscribe Our Newsletter