Review Buku Get Ready Pencurian Dengan Teori Numerologi

 "Kau tau apa yang membedakan aksi kami dengan aksi pencurian lain?

"...bisa menghitung faktor keberuntungan dengan angka, termasuk arah sasaran, langkah yang harus diambil, serta waktu pengerjaannya."

Get Ready adalah karya A.L Wijaya yang berkisah tentang dua pencuri. Keduanya mencuri bukan dari sembarang orang, tapi dari orang-orang yang licik dan curang. Mereka tidak pernah ingin mengambil dari mereka yang jujur dan amanah.

Satrio, seorang lelaki yang memiliki adik bernama Rinjani. Ia mengerjakan pekerjaan kotor ini demi mengumpulkan uang agar adiknya mendapat cangkok mata. Demi adiknya pula Satrio bertaruh banyak hal tanpa mengatakan hal sebenarnya pada Rinjani.

Sementara Dimas, dia lelaki yang kabur dari rumah. Sudah menganggap Satrio dan Rinjani sebagai saudaranya. Dan pekerjaannya bersama Satrio sudah dijalani selama tiga tahun.

Suatu ketika, Dimas mendapat informasi untuk mengambil Blue Safir dari rumah seorang mafia ternama Benny Chandrawangsa. Dalam aksi mereka, ini pertama kalinya mereka melakukan sesuatu secara terpisah. Dan ternyata, justru membawa pada satu kesalahan yang fatal. Semua berlanjut hingga kepolisian berhasil mengendus aksi mereka.

Review buku


Get Ready : Semua Langkah Butuh Perhitungan

Pertama berkenalan dengan karya A. L Wijaya, saat membaca bab pembukanya sudah membuatku tertarik. Pertama, karena berkisah tentang pencurian. Berarti akan ada banyak adegan yang membuat berdebar. Entah itu mengejar waktu atau dikejar polisi.

Kedua, makin tertarik karena Satrio, salah satu pencuri tersebut. Menggunakan semua rumus matematika. Baik rumus peluang, rumus persamaan, rumus integral. Demi mendapat waktu yang pas, benar-benar pas sebelum menjalankan misi.

Ketiga, semakin penasaran karena nasib Satrio dan Rinjani saat di terminal bus, selama dua jam lebih menanti Ibunya yang tidak juga kembali. Dan yang datang justru lelaki misterius dengan jas hitam dan topi yang menutupi sebagian wajahnya.

Rasa penasaranku membuatku mengikuti kisah Satrio dan Dimas, lelaki pencuri yang satunya. Dalam melancarkan aksi mereka. Demi mendapat informasi lebih mengenai kenapa Ibunya Satrio belum kembali? Dan kenapa Rinjani bisa kehilangan penglihatannya sementara waktu mereka kecil, ia masih bisa melihat.

Dan tentunya, rasa penasaranku terbayar di setiap bab. Menggunakan alur Maju - Mundur, setiap misteri diungkap sedikit demi sedikit. Hingga menjadi satu bagian utuh pada bagian akhir. Meskipun aku merasa, hmm makin penasaran karena munculnya tokoh baru yang bisa menyeimbangkan langkah Satrio.

Begini, dalam komplotan mereka, yang hanya berdua itu. Satrio yang banyak mengatur rangkaian aksi mereka. Sementara Dimas, bertugas mencari informasi melalui orang dalam. Ada apa di dalam rumah atau apartemen tersebut. Hanya itu. 

Selebihnya, mulai dari mencari informasi berapa penghuni di dalamnya. Bagaimana akses keluar masuk. Berapa jumlah cctv dan semua informasi demi kelancaran aksi pencurian mereka, hanya Satrio yang menjalankannya.

Dan sebelum mulai bergerak. Ia selalu mewanti-wanti Dimas untuk tidak berimprovisasi. Karena, sedikit saja kesalahan bisa membuat keduanya celaka.

Barang curian mereka akan dijual di pasar gelap. Setelah itu, uangnya akan dibagi berdua. Dengan niat untuk mengoperasi mata Rinjani, Satrio mau melakukan banyak hal. Bahkan, berbohong pada Rinjani bahwa ia dan Dimas berjualan baju.

Bagi Satrio, hanya Rinjani yang ia miliki di dunia ini. Setelah mereka tak bisa bertemu dengan kedua orangtua mereka lagi. Inipun karena mereka sedari kecil bersama dengan lelaki berjas hitam. Jadi, masa kecil mereka tampak berbeda.

Satrio dan Rinjani juga pernah menjalani hidup yang super keras. Makan dari tempat sampah. Tidur di emperan, demi bertahan hidup. Satu yang pasti, Satrio tidak pernah dan tidak akan pernah meninggalkan Rinjani.

Sayangnya, ada beberapa hal yang membuatku terlalu kurang pas. Seperti cara membuka handphone hanya dengan foto saja. Jujur, masih belum bisa sreg bagiku secanggih-canggihnya komplotan mafia tersebut. Kedua, agak kurang yaitu hubungan Dimas dan Nadine. Rasanya terlalu cepat dan ketika menyebut-nyebut sindrom Stockholm seperti terlalu berlebihan. Karena, enggak dieksplor jadi hanya disebutkan.

Namun, ada juga bagian yang seru buatku. Yaitu, plot twist yang dihadirkan sampai cerita berakhir. Ini lebih menarik dan bikin penasaran. Apalagi ada sedikit hal yang dramatis dan membuat agak kesal dengan sosok Satrio. Tapi, so far, ceritanya tetap bagus dan tidak menyesal untuk diikuti.


Beberapa hal yang bisa dieksplorasi di sini :

  1. Siapa sosok Handoko dan apa usaha yang dia jalani?
  2. Apa alasan Benny berdiam diri dengan alasan kehilangan yang sama seperti Edo?
  3. Kenapa Rinjani bisa kehilangan penglihatan padahal sebelumnya dia baik-baik saja?
  4. Apakah biaya operasinya mahal sampai Rinjani belum juga mendapat penanganan meski Satrio sudah berupaya keras?
  5. Bagaimana nasib Satrio ketika perhitungannya yang sudah sempurna akhirnya meleset dan membuat semua berantakan?


Informasi Buku Get Ready

Judul : Get Ready

Penulis : A. L Wijaya

Halaman : 230

Bahasa : Indonesia

Format : Digital

Baca di : Aplikasi Gramedia Digital

Diterbitkan oleh Elex Media Komputindo




Teman-teman pembaca buku yang sedang mencari buku bertema misteri. Bisa membaca novel ini di aplikasi Gramedia Digital. Atau memesan buku fisiknya di Instagram penulisnya @realalwijaya. Yang pasti, ceritanya seru dan mengingatkanku pada Ocean Eleven. 


Postingan Terkait