Review Novel Bliss Bakery #1: Kisah Toko Kue Sihir yang Menggemaskan


Akhirnya! Setelah beberapa kali maju mundur mau baca novel ini. Baru kali ini bisa menyelesaikannya. Awalnya, beberapa kali gak bisa langsung mood baca fiksi. Terus, aku tinggalkan dulu sambil menunggu waktu yang tepat.

This is the day! 

Benar kata teman-teman yang sudah membaca series BLISS BAKERY ini kalau ceritanya cukup seru dan bikin penasaran.

Kalau suka baca cerita fiksi fantasi dengan tema kekeluargaan, novel dan series ini cocok untuk jadi bacaan selama liburan nanti.

Kalau penasaran, bisa baca Sinopsis dan sedikit review ku ini. Baca sampai habis, ya!


Sinopsis dan Informasi Tanda Buku Bliss Bakery #1


Musim panas itu, Rosemary Bliss melihat ibunya mengaduk halilintar ke dalam semangkuk adonan dan semakin yakin bahwa orang tuanya menggunakan sihir di Toko Roti Bliss. Rahasianya ada pada sebuah buku resep Bliss Cooker Booke. Namun, apa jadinya jika Rose dan Ty memutuskan bereksperimen dengan beberapa resep saat orangtua mereka pergi? Yah, beberapa Muffin Asmara dan Cookies Kebenaran sepertinya tak akan menimbulkan masalah, bukan?


KARTU TANDA BUKU

Judul : The Bliss Bakery Trilogy 1: Bliss

Penulis : Kathryn Littlewood

Tebal : 320

Tahun Terbit : 2012

Penerbit : Mizan

ISBN : 9789794336908


Toko Kue Keluarga Bliss

Rosemary, gadis manis yang merupakan anak kedua di keluarga Bliss merupakan sosok gadis penurut dan selalu membantu orangtuanya. Apa kekurangan dari disayang orangtua dan menjadi gadis penurut?

Oh, kekurangannya adalah ketidak-sadaran kedua orangtua Rose bahwa mereka sering terlalu menampakkan dan berlebihan dalam memuji anak mereka yang lain. Sedangkan, jika memuji Rose mereka tampak biasa dan tidak sesemangat seperti memuji saudara Rose lainnya.

Tidak Sering memuji paras Rose seperti memuji ketampanan Ty. Atau memuji kelucuan Sage adiknya Rose. Ada juga Leigh adik Rose yang menggemaskan. Sehingga, muncul dalam benak Rose, bahwa dirinya tidak begitu penting. Tidak terlalu bisa diandalkan. Tidak memiliki kelebihan yang bisa dibanggakan.

Rasa ketidak-percayaan diri Rosemary inilah yang menjadi boomerang bagi saudara Bliss saat orang tua mereka pergi untuk menyelamatkan kota lain.

Kehadiran sosok Bibi yang entah bagaimana caranya, mengetahui rahasia terbesar yang dipendam Rose. Sayangnya, didunia yang dihuni Rose ini penuh dengan sihir meski disembunyikan. Sama seperti orangtuanya menyembunyikan fakta bahwa toko roti mereka dibuat dengan campuran sihir yang disesuaikan untuk menolong warga di Kota tersebut.

Dan, ya puncak dari masalah yang mereka hadapi adalah percobaan sihir yang dilakukan Rose dan Ty yang awalnya ingin membantu guru mereka di sekolah untuk bisa saling menyatakan cinta. Setelah itu, karena mereka tidak tahu cara mengembalikan keadaan malah mereka membuat semua warga di kota itu berjalan mundur dan berbicara terbalik!

Tapi, yang lebih parah adalah sihir kue yang membuat lidah Ty, Rose dan Sage kelu hingga tidak bisa menyeritakan perihal kehadiran bibi mereka yang bernama Lily pada orangtua mereka. 


Beberapa hal menarik dari cerita ini : 

  • Terdapat lorong rahasia yang ditunjukkan Orangtua Rose pada Rose dan Ty
  • Buku ajaib yang Isinya penuh cerita menarik sekaligus resep
  • Ruang bawah tanah berisi benda aneh dan Suara aneh
  • Kisah persaudaraan yang disembunyikan
  • Bagaimana meracik kue dengan sihir dan apa saja bahan- bahannya
  • Juga perkembangan tokoh Rose yang kemudian menyadari posisinya di keluarga Bliss


Beberapa adegan yang memorable dari novel Bliss Bakery

Momen ketika Mr. Bastable melakukan hal yang memalukan dan tak terduga demi meneriakkan kata cinta. Experiment Ty dan Rose, menjadi kekacauan yang kocak dan aneh yang menimpa seluruh warga kota Tote Blackberry dalam sehari. Bayangkan, guru pemalu melakukan hal yang mencengangkan.

Kemudian, kerjasama Ty dan Rose yang belum pernah terjadi. Selayaknya remaja cowok yang mengalami perkembangan dari remaja menuju dewasa muda. Ty memandang Rose sebagai adiknya yang tidak menarik dan kegiatan mengelola toko roti yang sama tidak menariknya. Namun, entah karena Sihir atau apa? Tiba- tiba keduanya bekerja sama membuat kue bersama. Meski, ya kau tahu lah. Hasilnya mengacaukan kota Tote Blackberry saat orangtua mereka pergi.

Terus, momen saat Rose Selalu bisa merasakan kejanggalan dari setiap peristiwa dan kehadiran seseorang. Juga saat dia mengkhawatirkan Leigh yang tiba-tiba tidur siang. Membuktikan, bahwa Rose memang sangat perhatian dengan keluarganya. Hanya saja la merasa tidak sebaliknya.


Selain, keseruan ceritanya, misterinya sama tingkah anak-anak Bliss. Ada juga hal yang kupelajari dari novel ini.

  1. Ternyata pujian yang sama baik bentuk kalimat hingga kata sayang harus disampaikan dengan benar dan setara bagi setiap anak. Sehingga, tidak ada yang merasa tak dianggap atau timpang keadaannya.
  2. Orangtua memang tidak sempurna. Tapi. Purdy dan Albert menunjukkan bahwa meminta maaf dan mengakui kesalahan merupakan hal yang benar untuk dilakukan.
  3. Merasa tidak dianggap memang tidak enak. Apalagi ketika merasa terasing sekaligus. Namun. ketika ini berhubungan dengan saudara apalagi senandung, tidak ada salahnya untuk memulai mengkomunikasikannya atau membicarakannya agar lebih jelas dengan perasaan masing-masing.
  4. Perasaan yang timbul akibat perilaku yang mungkin tidak menyenangkan memang tidak bisa disalahkan. Namun, menganggap diri sendiri tidak berharga atau tidak penting Itu merupakan cara yang tidak tepat untuk memvalidasi perasaan. Sebab, bisa saja orang tak berpikir demikian dan itu hanya prasangka kita terhadap diri kita.
  5. Terkadang, insting kita itu atau sedikit kecurigaan dan kekhawatiran Itu ada baiknya, ya. Selama tidak berlebihan. Apalagi kalau ada sedikit clue dari perubahaan maupun kejanggalan bahwa ada sesuatu yang tak beres sedang terjadi.


Kalau mau baca kisah pengaruh orangtua pada perkembangan dan perasaan anak, bisa juga baca Educated kara Tara Westover. Reviewnya di sini.


Overall, itulah apa yang terlintas saat membaca novel THE BLISS BAKERY ini. Kalau ditanya apakah akan lanjut? Jawabannya, tentu saja!

Kira-kira akan ada kejutan apa lagi, ya, di buku selanjutnya?


Posting Komentar

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis dihapus.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak