-->

Randomness Inside My Head Book Review


Randomness inside my head

Randomness Inside My Head adalah buku fiksi yang ditulis oleh penulis asal Indonesia tapi menggunakan bahasa Inggris. Isi di dalamnya sesuai dengan judulnya, hal yang random dan enggak satu tema. Tapi, buatku ini banyak berkisah tentang kehilangan.

Mau itu kehilangan orang yang dicintai, perpisahan sampai kehilangan posisi nyaman yang biasa didapat. Semua kisah dikemas dengan gaya bercerita yang sederhana dan mudah dicerna.

Buat yang masih belum terbiasa membaca buku dengan bahasa Inggris. Tak mengapa karena pilihan kalimat yang digunakan masih termasuk mudah. Dan kita bisa langsung mengikuti alurnya.

Berisi 12 cerita pendek dan fiksi mini. Ada satu kisah yang juga banyak disukai pembaca lain yang sudah membaca buku ini. Yaitu kisah tentang Mr. Prince Charming.

Tapi, sebelum mengintip sejenak kisahnya. Mari cek juga kisah lainnya yang ada di buku ini.

Kartu Tanda Buku

Judul : Randomness Inside My Head

Penulis : Rijo Tobing

Halaman : 124

Self Published

Bahasa : Inggris

Format : Buku Cetak

ISBN : 9786026300126


BID YOU FAREWELL

Berkisah tentang cowok dan cewek yang merasa nyaman satu sama lain. Tapi, teman-teman dekat mereka enggak tahu mengenai perasaan mereka. Sayangnya, saat keduanya mulai merasa dekat. Saat itulah sosok cowok itu menghilang.

Ini adalah cerita pendek pertama yang menyapa di buku ini. Dari penggambaran dan alurnya cukup halus. Walaupun ide cerita yang diangkat sudah cukup umum. Tapi, masih bisa dinikmati.

Ali the Beggar

Seorang lelaki yang mau mengerjakan apa saja dengan bayaran sesuap nasi. Namanya Ali, dia tak peduli dengan jenis pekerjaan apapun. Seberat apapun pekerjaan tersebut, tetap ia lakoni walaupun upahnya hanya sesuap nasi. Sampai banyak yang bilang kalau itu tak adil baginya. Tapi, bagi Ali, ia lebih memilih makanan untuk penyangga perut dibanding jumlah uang yang belum tentu mengenyangkan perutnya. 

Kisah ini mungkin terinspirasi dari Ali Baba? Entahlah. Tapi, yang pasti untuk penyelesaian ceritanya cukup unik. Kehilangan dalam cerita ini ada banyak, salah satunya kehilangan wajah yang biasa dilihat di pasar.

Listened to My Mother

Sesuai dengan judulnya, berkisah tentang seorang pemuda yang sering mendengar nasihat Ibunya. Namun, nasihat tersebut sering disampaikan kurang sesuai pada tempatnya, bagi anaknya. Tapi, ketika situasi dan kondisinya sudah tepat, sayangnya nasihat itu tetap enggak dilaksanakan.

Pas baca cerita ini sampai akhir, berasa ingin ngomong "KANDANI OG". Maksudnya tuh kaya "DIBILANGIN APA KEMAREN?" Gitu. Kehilangan di sini berupa barang. Tapi, buatku sih kalo di posisi salah satu karakternya, pasti kehilangan keinginan buat barengan.

Better be Single

Dua sahabat yang membahas tentang usia dan pernikahan. Salah satunya tetap bersikukuh bahwa single adalah hal terbaik di dunia. Yang satunya, berpikir dengan memiliki suami dan anak maka hidupnya akan sempurna.

Jenis kehilangan di kisah ini, kehilangan sosok, bisa. Kehilangan rasa, bisa. Apa aja deh boleh. 

The Fire Exit

Gimana ya, rasanya jadi tangga, pegangan tangga sampai dinding. Mendengar curhatan manusia yang sering menghabiskan waktu di sana, tepatnya di lantai lima. 

Ada tiga orang dengan tiga masalah yang mereka hadapi. Dan ketiganya menghabiskan waktu sejenak di tangga darurat. Iya, biasanya memang dijadikan tangga darurat kan. Kisah kehilangan mereka ini, kehilangan tempat.

Many Girl Friends

Seorang cowok yang punya banyak teman cewek. Mudah berteman dan memahami cewek. Sering menjadi tempat curhat dan membuat nyaman. Suatu hari, dia ditolak temenan sama seseorang. Yang membuat dia kaget karena enggak pernah sekalipun ada yang menolak berteman dengannya.

Kehilangan sosok seseorang yang telah lama dikenal bisa bikin terngiang juga, ya.

Reunion

Seperti biasa, sesuai judulnya. Ini tentang dua sahabat yang bertemu kembali. Tipe kehilangannya itu kehilangan momen pada waktu lampau.

Take A Peek

Ini salah satu cerita favorit. Sebuah keluarga yang kurang berpendidikan dan tidak memercayai bank sebagai tempat menyimpan uang. Dan memercayai bahwa berladang dan beternak satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Ketika uang menjadi tujuan utama, banyak yang akhirnya dikorbankan. Dan si anak ini pun belajar dari orang yang dianggap jahat olehnya.

Kehilangan di sini adalah kehilangan tempat yang termasuk pengurangan. Dijelaskan sejak awal oleh naratornya.

A Short Break

Kisah tentang anak dari orangtua bercerai. Yang harus rutin terbang ke Singapura dari Chicago untuk bertemu ayahnya. Agak kurang menarik di cerita ini. Dan kehilangan di sini berupa rasa takut seseorang akan memilih orang lain dan meninggalkan dia.

Interlude

Kisah tentang kehilangan seseorang yang sangat dicintai. Bagaimana orang yang ditinggalkan berusaha untuk terus melanjutkan hidup. Agak klise memang tapi tetap bisa dinikmati juga.

Missed You, Oppung

Oppung Inang, demikian si narrator memanggilnya. Oppung berarti nenek dan inang berarti Ibu. Tentang seorang cucu yang mulai terbiasa dengan kehadiran sosok neneknya. Keduanya merasakan kedekatan yang erat saat lampu mati. Ketika kesunyian justru membuat percakapan yang hanya mampu dikenali oleh kalbu masing-masing. Dan kehilangan di sini, memang cukup bikin sedih.

Prince Charming

Tibalah yang ditunggu-ditunggu. Ini adalah cerita terbaik buatku. Tentang seorang lelaki yang merupakan anak dari orang kaya. Apa yang ia kerjakan selalu sukses dan berhasil. Tapi, suatu ketika semua menjauh. Menolaknya baik halus maupun kasar. Hingga ia kehilangan. Kehilangan kebebasan. Dan keluarganya pun kehilangan. Kehilangan kenikmatan.

Review Randomness Inside My Head

Buku yang ditulis oleh kak Rijo ini memang cukup random alurnya. Kumpulan 12 cerita pendek dan penutup. Yang ternyata kalau dilihat secara garis besar, berisi tentang kehilangan.

Banyak kehilangan yang melekat dalam kisah-kisahnya. Buatku pribadi, untuk pemilihan cerita udah bagus. Walaupun ada cerita yang biasa aja, tapi enggak juga bisa dibilang jelek. Masih bisa dinikmati gitu.

Tapi, sayangnya, buku ini enggak tersedia dalam bentuk ebook. Mungkin kalau dikemas dalam bentuk ebook seperti di Kindle. Akan mempermudah bagi pembaca asing untuk ikut menyelami cerita kak Rijo. Mari kita doakan ada penerbit luar negeri yang melirik karya kak Rijo.

Karena tulisan kak Rijo ini cukup bagus buatku. Jadi, enggak ada salahnya berharap ada buku baru yang akan diterbitkan dalam bahasa Indonesia, seperti Cringe Stories yang sudah terbit dan berbahasa indonesia juga.


Giveaway Berhadiah Buku Randomness Inside My Head Dan Saldo OVO


Hadiah Giveaway

1.Pemenang pertama mendapatkan Buku Randomness Inside My Head dan Saldo OVO 50rb

2. Pemenang kedua mendapatkan saldo OVO 50rb

3. Pemenang ketiga mendapatkan saldo OVO 25rb


Syarat Ikut Giveaway

1.Memiliki alamat di Indonesia untuk pengiriman buku

2. Memiliki akun OVO untuk transfer saldo

3. Wajib Follow akun @randomnessinsidemyhead dan @alenaslibrary (jangan unfollow setelah giveaway berakhir dan akan dicek satu-satu apakah sudah follow dua akun tersebut atau belum)

4. Like dan Save postingan yang berisi informasi giveaway di akun Instagram @alenaslibrary

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan format pada kolom

Name : Nama akun instagram

url : Tautan akun profile instagram

Bentuk kehilangan seperti apa yang paling membuatmu teringat selalu?

6. Jangan lupa follow juga blog https://rijotobing.wordpress.com/ (optional)

Pemenang Dipilih Berdasarkan

1.Yang mengikuti persyaratan wajib poin 3, 4, 5

2. Berdasarkan cerita yang nanti akan dipilih oleh penyelenggara. 

Jadi, pastikan ceritamu dibuat dari hati yang paling dalam, ya.

3. Peserta boleh kirim jawaban di blog atau di Instagram atau boleh di keduanya agar kesempatan menang lebih besar.


Giveaway ini mulai dari 22 Maret - 28 Maret 2021

Pengumuman Pemenang diinformasikan di Instagram story @Alenaslibrary

Informasi pembelian buku : http://Bit.ly/SkyBooks


Note : Informasi pemenangnya sudah ada yaaa di IG Story

Related Posts

27 komentar

  1. Dari resensinya, beberapa ceritanya menarik, ya... Cuma buku aslinya kok berbahasa inggris ya, buatku agak-agak effort kalo baca buku bahasa inggris... Soalnya, kemampuan bahasa inggriskuuu, aduh nggak usah diomongin, malu, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe tenang, kak. Akupun bahasa inggrisku masih acak adul. Toss dulu kitaaa

      Hapus
  2. Cerita tentang kehidupan dan kehilangan itu selalu menarik untuk di kupas, baca review bukunya jadi penasaran soal bahasa yang digunakan bisa sambil buka Kamus sembari mengasah kembali kemampuan berbahasa Inggris

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kak cerita kehidupan yang kadang relate banget sama kehidupan kita ya

      Hapus
  3. Sekilas cerita-ceritanya memang seputar cinta dan kehilangan. Ah, dua hal ini memang selalu menjadi topik yang mengena, tidak hanya buku, film pun bisa. Tapi, untuk buku Bahasa Inggris nanti dulu, deh. Bukan karena tidak suka Bahasa Inggris, tapi karena masih banyak buku Bahasa Indonesia yang belum saya baca. Hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat kak. Semoga semakin banyak buku yang sudah selesai dibaca

      Hapus
  4. Kak Rijo Tobing penulis dan bloger/Kompasianer favorit akuuu
    selalu sukaaa dgn cara bercerita, PoV nya takjub banget akutu
    keren banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju kak. Cara penyajiannya oke banget cerita-cerita di sini

      Hapus
  5. Salut banget sama penulis lokal yang jago menulis buku fiksi menggunakan bahasa Inggris. Acungi jempol. Nulis fiksi pakai bahasa Indonesia aja sudah jadi tantangan tersendiri bagi saya, apalagi pakai bahasa Inggris.

    Meski tema yang disampaikan terkesan umum, tapi kalau penyajiannya enak dibaca dan mengalir tulisannya, pasti pembaca bakalan tetap betah deh bacanya. Contohnya kayak buku "Randomness Inside My Head" ini.

    Good luck ya buat GA-nya, semoga ramai dan sukses...

    BalasHapus
  6. Keren sekali ya buku kak Rijo ini, ceritanya random dan banyak pesan moral untuk remaja dan kita yang sudah berkeluarga atau apalah sebutannya. Penggunaan bahasa inggris dlm cerita tentunya juga bisa dinikmati orang lur negeri. Reviewnya keren kak ipeh, karena bahasa kakak juga sederhana dan bisa mengambil point penting dari isi bukunya. Makasih for sharingnya....

    BalasHapus
  7. Wah baca reviewnya sepertinya ini buku yang menarik
    Cerita-ceritanya sederhana tapi sarat makna
    Keren nih ide dan imajinasi penulisnya
    Dan kerennya lagi ini buku berbahasa inggris

    Sukses ya GA nya kakak
    Semoga buku ini laris manis

    BalasHapus
  8. Selalu salut sama penulis yang pkai bahasa Inggris d bukunya. Berarti emang targetnya bukan hnya untk pembaca lokal. Kalau dari resensi nya sprtinya kata2 yg digunakan masih bisa d pahami oleh orang awam English. Bisa jdi sarana pembelajaran nih buat yg ingin memperlancar bahasa Inggris.

    Saya tertarik dengan cerita Missed You, Opung. Dialog dalam kesunyian. Mendengar suara dari hati, suara kalbu yg jernih. Sesuatu yg mungkin semakin tak terdengar di dunia modern dengan segala hiruk-pikuknya...

    BalasHapus
  9. Kandani OG...hehe...njowo banget. Keren nih review bukunya. Bahasa santai dan mengalir. Aku kira bakal sulit juga nih baca buku dalam bahasa Inggris secara aku gak biasa bahasa internasional itu. Tapi dengan pemilihan kata yang pas (umum) buku ini bakal enak dibaca. Makasih Mbak artikelnya

    BalasHapus
  10. Awalnya pesimis gegara bukunya bahasa Inggris. Tapi karena kakak bilang bahasa yang dipakai tergolong mudah, jadi pengen baca secara langsung.

    BalasHapus
  11. Aku lama bgt ga baca cerpen mba, haha, dulu mah suka bikin juga sekarang udah ga sempat. 'Kandani og,' kalau diterjemahkan jadi kurang greget ya mba wkwwk

    BalasHapus
  12. Good book, good for soul. Wah keren nih bukunya. Apalagi buku tersebut dalam bahasa Inggris.

    BalasHapus
  13. Rasanya kalo baca buku ini sekalian test masih oke gak ya bahasa Inggris saya, meski udah gak sekolah lagi..

    BalasHapus
  14. Yang tangga ini unik sekali. Saya pernah dapat challenge menulis cerpen dengan benda sebagai pencerita dan menyenangkan sekali proses membuatnya. Kalau idenya kebetulan langsung dapat saat dijelaskan.
    Randomness Inside My Head bagus nih.

    BalasHapus
  15. Keren banget Rijo Tobing, novelis kita yang menulis dalam bahasa inggris. Belum banyak loh di Indonesia. Harus disupport ini.

    BalasHapus
  16. Wah rekomen banget nih sepertinya, bisa buat belajar bahasa inggris juga, sekalian ngajarkan anak.

    BalasHapus
  17. Mau coba baca ni novel kaloa ada isinya yg hilang tiba" kek di ghosting haha

    BalasHapus
  18. OMG ini bukunya Kak Rijo Tobing yah, kebetulan kenal penulisnya, satu grup di salah satu grup kepenulisan. Baru nerbitin buku lagi Kak Rijo, Cringo. Keren dehh. Nice review yaa Mba Ipeh

    BalasHapus
  19. Keren kak bukunya aku kepo sama orang yang dibayar dengan nasi itu lho..jadi pengen tau motivasi dia apa ..

    BalasHapus
  20. wah seru banget novelnya in english ya tentang kehilangan dan gabungan beberapa cerita, jadi enak buat dicicil bacanya hehe. giveawaynya aku telat banget bacanya nih.

    BalasHapus
  21. Wah menarik buku-bukunya, saya sudah lama tidak baca buku lagi.. The fire exit kayanya unik sekali ya. Saya juga sering membayangkan rasanya jadi benda mati.. atau jadi binantang-binatang yang selama ini kita makan, bagaimana kehidupan mereka sesungguhnya. Kadang saya jadi ga tega kalau udah ngebayangin yang seperti itu.

    BalasHapus
  22. eh jadinya gmn mba? siapa yang menang nih kemarin akhir maret kan ini kompetisinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai kak
      pengumuman pemenangnya sudah ada di Instagram @alenaslibrary. Sudah disimpan juga di highlight-nya. Terima kasih

      Hapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter