Skip to main content

Harun dan Samudra Dongeng


Judul : Harun dan Samudra Dongeng
Penulis : Salman Rushdie
Halaman : 224
Cetakan I : September 2011
Penerbit : Serambi
ISBN : 9789790243637


"..aku menyesal orang itu tak lagi menerima pelayanan, tak melanjutkan aktivitas bercerita, menyerah dan berkemas. Dia telah membatalkan kontraknya." ~ hal 58


Rasyid, Ayahnya Harun, merasa bahwa lidahnya terlalu kelu untuk mendongeng kembali. Semenjak kepergian Istrinya, yang melarikan diri bersama suami tetangganya. Perpisahan yang tidak hanya menyengsarakan Rasyid, tapi juga membuat Harun mengalami kejadian traumatis. Terutama saat angka jam di seluruh sudut rumahnya, bahkan di dalam kamarnya, dalam keadaan mati karena dihancurkan oleh Rasyid, tepat pukul sebelas. Karena itulah Harun tiba-tiba kehilangan kendali pada dirinya sendiri setiap 11 menit penuh tersadar.

Rasyid paham, dia tidak dapat menjelaskan banyak hal kepada Harun karena setelah 11 menit, anaknya seperti tidak berada dalam tubuhnya.


Tapi, kasih sayang Harun yang paham kesulitan Ayahnya karena tak lagi bisa mendongeng, membuatnya ingin membantu dan menolong. Meski tak tahu caranya.

"Mendongeng membutuhkan bahan bakar, seperti mobil. Jika kau tak punya Air, kau akan kehabisan Bahan Bakar Dongeng". ~ hal 60


Pertemuannya dengan Jikka membawanya dalam sebuah petualangan demi mendapatkan kembali kemampuan Rasyid. Tapi, ternyata bukan hanya itu misi Harun, karena Samudra Dongeng tengah mendapat polusi dari Khatam-Sud.


Harun adalah sosok anak yang selalu banyak bertanya, keingin tahuannya besar tapi pemikirannya juga tidak bisa dianggap remeh. Seperti anak-anak yang pada umumnya belum bisa menempatkan diri pada situasi yang tepat, ucapan Harun hampir saja membuat seorang kepala daerah tersinggung.


Sementara Rasyid, karena kesedihannya ditinggal oleh sang Istri merasa tak berdaya lagi. Hanya karena provokasi dari suami tetangganya, sang Istri meninggalkan Rasyid. Karena dianggap Rasyid hanya penuh dengan omong kosong. Wajar, ketika kesedihannya membuat lidahnya kelu tak lagi dapat bercerita.


Namun, karena harapan dari Harun, anak yang baik dan sayang pada kedua orang tuanya. Segala hal berubah menjadi hal yang berbeda.


Negeri dimana Samudra Dongeng berada, terletak pada bagian lain dari sisi bumi. Ini memang kisah anak-anak, namun ini dijelaskan seperti asal muasal dongeng. Dari mana para pendongeng memiliki keahliannya. Bagaimana proses terjadinya imajinasi.


Karya Salman Rushdie adalah dongeng dari penulis India yang ketiga yang saya baca setelah Ramsay Wood dan Rudyard Kipling. Seperti pada dongeng khas rakyat India yang senantiasa tercantum sebuah lirik dari tembang yang mereka biasa nyanyikan, penamaan daerah yang berbeda, serta nama tokoh yang sedikit aneh bagi saya. Tapi, saya akui dongeng ketiga penulis India ini memang banyak mewakili banyak hal dalam dunia nyata.


Comments

Popular posts from this blog

Novel Infinity Karya Mayang Aeni : Konflik Rumit Keluarga Hingga Luka Yang Terpendam

Novel Infinity Karya Mayang Aeni : Konflik Rumit Keluarga Hingga Luka Yang Terpendam


"Petra punya nyokapnya buat ngobatin luka." ~ (Pg 133 - Infinity)

Cerita dalam novel Infinity yang baru saja saya selesaikan ini, sebenarnya memiliki alur pertemuan dua remaja yang sudah terlalu sangat umum. Dari model bad boy kemudian berubah menjadi good boy karena cewek. Dimana pada awalnya si cewek ini sosok utama bullying si cowok dan gengnya.

Seperti pernah teringat cerita serupa dari film-film yang beredar? Sama! Sebab itu saya sempat mencibir kalau novel ini sepertinya tidak ada yang bisa saya bahas dan ada kemungkinan tidak mungkin saya tulis dalam satu tulisan utuh. Eh, tapi ternyata, ketika saya baca kembali dengan seksama dengan mengesampingkan hubungan si cowok dan cewek, ada sesuatu loh yang lumayan membekas.

Sesuai dengan kutipan di atas, merupakan dialog Bani seorang lelaki yang menjadi anggota geng The Fabs. Cowok inilah yang menjadikan Dinda sebagai objek bullying, itu karen…

Zone by Jack Lance | Book Review

Sewaktu Jack Lance datang ke Indonesia atas undangan Bhuana Tim. Promosi yang disebarkan secara besar-besaran itu menyebutkan sesuatu. Kalau Jack Lance ini, ibaratnya sosok Stephen King dari Belanda. Terbukti dari banyaknya buku beliau yang sudah dialih-bahasakan. Selain itu, buku-bukunya juga sudah banyak diadaptasi ke dalam film.

Kehadirannya juga dirayakan sebagai bagian kerjasama Bhuana dengan beliau. Karena, novelnya berjudul Zone ini diluncurkan dalam Bahasa Indonesia. Mengundang beberapa anggota dari banyak komunitas. Membuat acaranya tentu meriah. Apalagi, konon ada iming-iming mendapat novel dari penerbit. Siapa yang menolak?

Nah, berhubung momen tersebut sudah berlalu cukup lama. Saya akhirnya bias mencicipi karyanya. Sambal mencari tahu, apakah benar beliau setara dengan Stephen King. Kali ini, bukunya berjudul Zone yang saya baca. Jadi, apakah ada perbedaan atau persamaan, akan saya bahas sebentar lagi.

Saya ingin menyeritakan sedikit apa yang tertulis di bagian belakang …

The Ghost Bride (Pengantin Arwah)

The Ghost Bride - "Pada suatu malam, ayahku bertanya apakah aku mau menjadi pengantin arwah..."

Li Lan, putri tunggal sebuah keluarga yang bangkrut, mendapat lamaran dari keluarga Lim yang kaya raya dan berkuasa. Namun, calon suaminya adalah lelaki yang telah meninggal secara misterius, dan pernikahan ini dilakukan untuk menenangkan arwah penasarannya. Mengerikan memang, tapi tidak ada jalan lain untuk menjamin masa depan Li Lan.

Setelah kunjungannya ke mansion keluarga Lim, Li Lan mulai dihantui oleh calon suaminya dan dia tidak bisa lagi tidur tenang. Sedikit demi sedikit, Li Lan tertarik ke dunia arwah yang tidak hanya dihuni oleh para hantu lapar dan arwah pendendam, tapi juga para iblis penjaga berwujud banteng. Li Lan harus mengungkap rahasia kelam tentang keluarga Lim dan keluarganya sendiri, jika dia tidak mau terjebak di dunia arwah selamanya.



Detil Buku
Judul : The Ghost Bride (Pengantin Arwah) || Penulis : Yangsze Choo || Bahasa : Indonesia || Terbitan : Oktober 2014