The Good Son : Seorang Anak Berprestasi Dengan Pengalaman Epilepsinya

By Ipeh Alena - March 12, 2019

The good son


The Good Son : Seorang Anak Berprestasi Dengan Pengalaman Epilepsinya



Jadi, gimana bisa saya langsung tau alasan seorang Ibu yang menginginkan anaknya mati? Sementara itu, saya juga masih belum bisa mengetahui, apa alasan Yu Jin melakukan hal itu pada Ibunya. Sedangkan ingatannya masih tumpang tindih.

You Jeong Jeong memang kejam. Menjadikan ingatan saya ikut tumpang tindih dengan ingatan Yu Jin. Antara apa yang terjadi dengan apa yang dia yakini terjadi, masih kabur. Tidak tahu ingin berpihak pada siapa karena ini bukan tentang keberpihakan.

Bagi saya, misteri di The Good Son ini lebih terasa mencekamnya. Terutama saat mendapati Yu Jin harus mengemas cerita sedemikian rupa untuk membuat alibinya lebih kuat. Terus, apa yang akan dilakukan olehnya? Sementara saya berteriak pada Hae Jin agar tidak pulang ke rumah. Entahlah, sesuatu tampaknya akan terjadi. Tapi, saya juga curiga jadinya pada Hae Jin.

Jadi, kisah dibuka dengan kondisi Yu Jin yang mengalami keanehan dalam dirinya. Dia merasa ada sesuatu yang tak biasa terjadi dalam dirinya, namun dia tak tahu apa itu. Ketika terbangun, dia mencium bau anyir yang berasal dari darah yang tercecer di lantai hingga dapur.

Yu Jin bingung, apa yang terjadi? Dimana Ibunya? Itu darah siapa? Sayangnya, beberapa kali dia hendak mencari tahu, saya selalu merasa bulu roma merinding acap kali Yu Jin mendengar suara Ibunya memanggil namanya. Seperti ada sesuatu yang salah, begitu pikiran saya.

Ternyata memang benar. Ada mayat tergeletak di lantai dengan kondisi leher yang terluka dalam. Darah tercecer dimana-mana, membuat Yu Jin kebingungan. Siapa pelakunya? Namun, tak perlu menunggu lama, karena tampaknya Yu Jin mengingat kejadian semalam dimana Ibunya mengatakan bahwa mereka berdua harusnya mati.

Kenapa begitu? Padahal belum sampai pertengahan, Yu Jin sudah mulai mengakui kalau dia yang membunuh Ibunya. Pasti ada sesuatu yang lain. Itulah tuduhan saya, membuat saya semakin penasaran dengan misteri yang mendebarkan ini.

Thriller Misteri yang membuat saya bertanya apa maksud dari judul The Good Son ini? Apakah Yu Jin yang merupakan seorang anak yang harus bergantung pada obat-obat tertentu agar dia tidak mengalami kejang dan berhalusinasi? Atau siapa? Hae Jin? Dia yang merupakan teman dekatnya Yu Jin yang kemudian diadopsi sama Ibunya Yu Jin. Atau ada orang lain?

Jikalau para pengobat yang menggunakan narkoba untuk membuat mereka dalam keadaan High. Sebaliknya bagi Yu Jin, jika dia tidak meminum obatnya, maka dia berada dalam kondisi High yang membuatnya sering berhalusinasi.

Namun, Yu Jin sendiri merasakan ada efek samping yang demikian besar dari pengobatan tersebut. Dia mulai melupakan banyak hal, dari mulai lupa membawa tas sampai lupa bagaimana pengalamannya ketika renang. Ada ingatan kosong yang tak mampu dijangkau olehnya. Karena itulah, Yu Jin berusaha untuk tidak mengonsumsi obatnya. Agar dia tak menjadi orang yang begitu pelupa meski efek lainnya adalah dia akan mengalami kejang-kejang, yang di kemudian hari membuatnya dikeluarkan dari kompetisi olahraga renang.

Tidak ada yang tau bahwa epilepsi Yu Jin pernah kambuh saat pertandingan. Yang membuatnya kemudian dibawa ke klinik milik tantenya. Kemudian, dia diwajibkan untuk meminum obat-obatan setiap hari. Sepengetahuan saya, kejang memang dapat memengaruhi kinerja otak. Bahkan, pasien kejang yang terlambat ditangani bisa mengalami kelumpuhan kinerja otaknya. Pun, bisa berakibat lebih parah lagi.

Namun, apa yang terjadi pada Yu Jin ini aneh. Seperti ada sesuatu yang saya tahu tapi seolah saya dibuat terombang-ambing karenanya. Bagaimana tidak? Mengikuti waktu demi waktu bercokol dalam pikiran Yu Jin. Membuat saya merasakan kegalauan akan tuduhan saya.

Kemudian, satu demi satu tabir terungkap. Kesedihan yang dipendam oleh Ibunya Yu Jin. Sampai saya tahu, kenapa Ibunya Yu Jin jadi seorang wanita yang sulit untuk tidur dan cepat terbangun dari tidur jika ada sesuatu yang tak beres. Mungkin, saya akan mengalami hal itu juga. Apalagi, karena tinggal di wilayah dekat dengan pembunuhan yang sempat membuat geger warga setempat.

Sekarang, Ayahnya Yu Jin meninggal, konon akibat kejang saat berenang di laut. Dimana beliau mencoba menolong kakaknya, Yu Min. Tak lama berselang, Hae Jin diadopsi oleh Ibunya. Membuat kehidupan Yu Jin semakin berbeda. Kemudian, Ibunya menghilang, tak lama tantenya yang bekerja sebagai dokter di klinik pun menghilang. Hanya ditemukan mobilnya di garasi dan tasnya di dalam lemari kamar Ibunya. Semua menghilang dan yang tersisa hanya Yu Jin.

Meski kalian tampak mengetahui keseluruhan ceritanya tanpa membaca. Saya katakan padamu, kalau apa yang dilakukan oleh You Jeong Jeong melalui ingatan Yu Jin itu sungguh menyebalkan. Saya dibuat menjadi ragu dan tak yakin pada pilihan saya. Dipermainkan sedemikian rupa padahal tentu saja, memang benar ada yang salah di sini. Ah, serius, saya tak menyesal membaca buku ini.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis terhapus.