Skip to main content

#BBIHUT6 : Happy Birthday BBI




Meski termasuk anggota yang - dibilang lama juga enggak, dibilang baru juga enggak - lebih sering absen aka enggak ikutan acara online, apalagi offline, terus sering silent reader di grup. Sepertinya, sangat keterlaluan kalau saya tidak menyempatkan diri untuk ikut serta dalam event ini. Secara ya, ngikut jadi anggota tapi kok pasif, itu yang bikin saya merasa sedih sama diri saya sendiri.

Akhirnya bulan ini, saya tidak ingin ketinggalan dan memang sejak awal tahun 2017 saya berusaha ikut serta dalam event online baik di grup khusus maupun yang diselenggarakan oleh BBI secara langsung. Dan ternyata, rasanya menyenangkan, meski belum banyak ikut serta tapi saya sudah bahagia. Ahahahaha, receh ya saya gampang dibuat seneng.


Yang pasti, karena hari ini tepat hari ultah-nya BBI yang ke-6 tahun saya berharap semoga :


1. BBI tetap mempertahankan sistem dan struktur Tim khususnya. Apalah sebuah komunitas tanpa para relawan admin yang siap membagi waktunya demi kemajuan komunitas. Kalian keren!

2. BBI tetap memiliki sistem penerimaan anggota baru yang terus diupdate. Karena, dengan syarat minimum ini mau tidak mau semua anggota yang memang niat bergabung di sini, berusaha untuk terus produktif dan aktif dalam menulis tentang buku.

Toh, ini juga bagian dari program BBI untuk menularkan virus membaca kan ya.

3. BBI tetap mengadakan event-event online yang bisa diikuti oleh semua anggota. Kalau event offline, saya memang cenderung sering absennya. Bahkan pertama kali ketemu anggota BBI lainnya itu baru sekali, di acara lain. Karena itu, saya senang kalau ada informasi mengenai event online.


4. BBI tetap menjadi perantara informasi terbaru dari ragam penerbit. Justru sering sekali saya banyak mengetahui penerbit-penerbit baru dari anggota BBI lainnya. Dan banyak tahu mengenai banyak hal terkait dunia buku, perpustakaan sampai penerbitan dari komunitas ini.

5. BBI tetap menjadi wadah bagi para pembaca buku yang ingin mencari teman seperjuangan dalam membaca. JANGAN BUBAR apalagi PECAH. Pliss... Semoga tetap utuh seperti sedia kala dan bertambah sukses.


Dulu, saya mengenal BBI justru dari keberadaan anggota lainnya. Apalagi banyak juga yang saya lihat, menjadi kepercayaan penerbit sejak bergabung di BBI. Plus, saya sampai bela-belain bikin blog baru yang punya tema khusus untuk buku demi bisa bergabung di sini. Dan waktu itu cukup harus bersabar menunggu waktu pendaftaran dibuka.

Jadi, semoga saja BBI semakin sukses dan solid serta timnya sehat semua. Selamat Berbahagia BBI!!












Comments

Popular posts from this blog

Zone by Jack Lance | Book Review

Sewaktu Jack Lance datang ke Indonesia atas undangan Bhuana Tim. Promosi yang disebarkan secara besar-besaran itu menyebutkan sesuatu. Kalau Jack Lance ini, ibaratnya sosok Stephen King dari Belanda. Terbukti dari banyaknya buku beliau yang sudah dialih-bahasakan. Selain itu, buku-bukunya juga sudah banyak diadaptasi ke dalam film.

Kehadirannya juga dirayakan sebagai bagian kerjasama Bhuana dengan beliau. Karena, novelnya berjudul Zone ini diluncurkan dalam Bahasa Indonesia. Mengundang beberapa anggota dari banyak komunitas. Membuat acaranya tentu meriah. Apalagi, konon ada iming-iming mendapat novel dari penerbit. Siapa yang menolak?

Nah, berhubung momen tersebut sudah berlalu cukup lama. Saya akhirnya bias mencicipi karyanya. Sambal mencari tahu, apakah benar beliau setara dengan Stephen King. Kali ini, bukunya berjudul Zone yang saya baca. Jadi, apakah ada perbedaan atau persamaan, akan saya bahas sebentar lagi.

Saya ingin menyeritakan sedikit apa yang tertulis di bagian belakang …

Novel Infinity Karya Mayang Aeni : Konflik Rumit Keluarga Hingga Luka Yang Terpendam

Novel Infinity Karya Mayang Aeni : Konflik Rumit Keluarga Hingga Luka Yang Terpendam


"Petra punya nyokapnya buat ngobatin luka." ~ (Pg 133 - Infinity)

Cerita dalam novel Infinity yang baru saja saya selesaikan ini, sebenarnya memiliki alur pertemuan dua remaja yang sudah terlalu sangat umum. Dari model bad boy kemudian berubah menjadi good boy karena cewek. Dimana pada awalnya si cewek ini sosok utama bullying si cowok dan gengnya.

Seperti pernah teringat cerita serupa dari film-film yang beredar? Sama! Sebab itu saya sempat mencibir kalau novel ini sepertinya tidak ada yang bisa saya bahas dan ada kemungkinan tidak mungkin saya tulis dalam satu tulisan utuh. Eh, tapi ternyata, ketika saya baca kembali dengan seksama dengan mengesampingkan hubungan si cowok dan cewek, ada sesuatu loh yang lumayan membekas.

Sesuai dengan kutipan di atas, merupakan dialog Bani seorang lelaki yang menjadi anggota geng The Fabs. Cowok inilah yang menjadikan Dinda sebagai objek bullying, itu karen…

The Ghost Bride (Pengantin Arwah)

The Ghost Bride - "Pada suatu malam, ayahku bertanya apakah aku mau menjadi pengantin arwah..."

Li Lan, putri tunggal sebuah keluarga yang bangkrut, mendapat lamaran dari keluarga Lim yang kaya raya dan berkuasa. Namun, calon suaminya adalah lelaki yang telah meninggal secara misterius, dan pernikahan ini dilakukan untuk menenangkan arwah penasarannya. Mengerikan memang, tapi tidak ada jalan lain untuk menjamin masa depan Li Lan.

Setelah kunjungannya ke mansion keluarga Lim, Li Lan mulai dihantui oleh calon suaminya dan dia tidak bisa lagi tidur tenang. Sedikit demi sedikit, Li Lan tertarik ke dunia arwah yang tidak hanya dihuni oleh para hantu lapar dan arwah pendendam, tapi juga para iblis penjaga berwujud banteng. Li Lan harus mengungkap rahasia kelam tentang keluarga Lim dan keluarganya sendiri, jika dia tidak mau terjebak di dunia arwah selamanya.



Detil Buku
Judul : The Ghost Bride (Pengantin Arwah) || Penulis : Yangsze Choo || Bahasa : Indonesia || Terbitan : Oktober 2014