Skip to main content

Petualangan di Pulau Suram Karya Enid Blyton

Petualangan di Pulau Suram Karya Enid Blyton


Petualangan Di Pulau Suram



Ini adalah buku pertama yang mengisahkan bagaimana awal mulanya Jack dan Lucy-ann bertemu Phil serta Dinah dan juga pertemuan pertama mereka dengan Bill Smugs pada sebuah petualangan yang tak akan pernah mereka lupakan. Bisa dikatakan, Enid mengenalkan para tokohnya di buku ini secara lengkap beserta alasan-alasan yang kuat mengapa akhirnya Jack dan Lucy-ann bisa tinggal berlibur bersama keluarganya Phil.

Meski ada beberapa hal yang membuat saya sedih dari cerita ini, yaitu kondisi Jack dan Lucy-ann, dimana mereka berdua merupakan yatim piatu yang tinggal bersama sang Paman. Penjaga rumah di tempat Paman mereka berdua, tidak menyukai keduanya. Padahal, menurut saya, Lucy-ann bukan anak yang nakal, apalagi Jack dia tidak nakal hanya saja terlalu sering menikmati pikirannya tentang burung-burung, sehingga dianggap nakal.

Apalagi ketika keduanya diputuskan untuk menghabiskan waktu di sebuah tempat untuk belajar, keduanya tak bisa pulang ke rumah sang Paman dengan alasan Paman mereka baru saja kecelakaan dan tak bisa menerima kepulangan Jack serta Lucy-ann. Sungguh, saya sedih membaca cerita di bagian ini. Meski tidak disampaikan dengan cara yang sedih, tapi sukses membuat saya kemudian mendadak mellow.



Kartu Tanda Buku

Judul : Petualangan Di Pulau Suram || Penulis : Enid Blyton || Halaman || Versi : Buku Fisik || Bahasa : Indonesia || Rating : 5/5 || Penerbit : Gramedia Pustaka Utama || ISBN : 9789792277388



Petualangan Di Pulau Seram


Berawal ketika Phil harus menjalani masa liburannya terpisah dengan Dinah. Dia harus menghabiskan hari-harinya dengan belajar dan belajar demi memperbaiki nilainya. Di tempatnya belajar, untuk pertama kalinya Phil antusias dengan Kiki si burung kakaktua yang pernah mengagetkannya. Kakatua ini memang sangat pandai, dia sering meniru - bukan saja suara tapi terkadang perilaku - dari orang sekitarnya.

Di awal pertama, kita akan mengetahui seperti apa Pamannya Jack dari perkataan yang ditiru si Kiki. Ikutserta juga Lucy-ann menemani Jack dalam liburan kali itu. Tapi di mata Phil, bahkan Jack sama sekali tidak keberatan jika adiknya itu terus mengikuti kemanapun Jack pergi. Wajar saja, Lucy-ann hanya memiliki Jack seorang di dunia itu. Jadi, buat saya, ketika Lucy-ann berusaha mengekor kemanapun Jack pergi, merupakan sebuah tanda betapa keduanya sangat dekat sebagai kakak-beradik dan saling menjaga.

Kedekatan keduanya membuat Phil berpikir tentang Dinah, adiknya. Yang saat liburan tengah menghabiskan waktu bersama Bibi Poly di tempat lain. Baik Phil dan Dinah sebenarnya jarang sekali akur, apalagi Dinah termasuk adik perempuan yang cenderung galak. Tapi, Phil juga sangat iseng sehingga sering membuat Dinah marah dan keduanya kemudian bertengkar.

Namun, berada di rumah Bibi Polly juga tidak membuat Dinah merasa senang. Karena di rumah tersebut dia harus membantu Bibinya itu merapikan rumah yang bangunannya sudah sangat tua malah hampir saja roboh. Dinah mengirimkan surat setelah mendapat surat dari Phil, dia menantikan kepulangan kakaknya karena liburan kali itu membuatnya cepat bosan.

Saat tiba waktunya untuk pulang, Phil sangat bersemangat, dia hendak menceritakan betapa pintar Kiki si burung kakatua dan segala hal tentang Jack serta Lucy-ann. Namun, tidak bagi kedua anak Jack dan Lucy-ann yang tak dapat pulang karena pamannya tengah sakit. Bahkan sang paman mengirimkan uang dalam jumlah yang besar pada gurunya.

Sayangnya, Jack tidak menginginkan berlama-lama di tempat itu. Juga sebaliknya, sang guru ingin sekali mereka berdua pergi, karena ketidak-sukaannya pada si Kiki kakatua. Kemudian sebuah keputusan yang mendadak membuat Phil, Jack dan Lucy-ann berangkat dengan kereta untuk pergi ke rumah Bibi Polly.

Di sinilah akhirnya Jack dan Lucy-ann bisa menginap. Meski pada mulanya Bibi Polly tidak setuju dengan keberadaan mereka. Tapi, akhirnya mereka diterima dengan baik. Di tempat Bibi Polly tinggal juga seorang pekerja bernama Jo-jo yang sering menakuti mereka untuk tidak pernah mengintip ke arah Pulau Suram, apalagi mendekat ke pulau tersebut.

Pada suatu siang, mereka semua menemukan sebuah gua yang membawa mereka pada satu ruang. Di sinilah mereka mengerjai Jo-jo dan bertemu dengan Bill Smugs. Petualangan mereka yang nekat menjelajah ke Pulau Suram akhirnya justru membantu Bill mengungkap misteri kejahatan yang sudah berbulan-bulan belum juga selesai.

Dan, buku inilah semuanya berawal, sebuah petualangan yang sempat membuat Jack terpisah. Dan setelahnya saya mengerti bahwa seringkali Jack terpisah tanpa sengaja demi bisa menyelamatkan saudara-saudaranya yang terperangkap.


Tetaplah Semangat Membaca :)

Comments

Popular posts from this blog

Novel Infinity Karya Mayang Aeni : Konflik Rumit Keluarga Hingga Luka Yang Terpendam

Novel Infinity Karya Mayang Aeni : Konflik Rumit Keluarga Hingga Luka Yang Terpendam


"Petra punya nyokapnya buat ngobatin luka." ~ (Pg 133 - Infinity)

Cerita dalam novel Infinity yang baru saja saya selesaikan ini, sebenarnya memiliki alur pertemuan dua remaja yang sudah terlalu sangat umum. Dari model bad boy kemudian berubah menjadi good boy karena cewek. Dimana pada awalnya si cewek ini sosok utama bullying si cowok dan gengnya.

Seperti pernah teringat cerita serupa dari film-film yang beredar? Sama! Sebab itu saya sempat mencibir kalau novel ini sepertinya tidak ada yang bisa saya bahas dan ada kemungkinan tidak mungkin saya tulis dalam satu tulisan utuh. Eh, tapi ternyata, ketika saya baca kembali dengan seksama dengan mengesampingkan hubungan si cowok dan cewek, ada sesuatu loh yang lumayan membekas.

Sesuai dengan kutipan di atas, merupakan dialog Bani seorang lelaki yang menjadi anggota geng The Fabs. Cowok inilah yang menjadikan Dinda sebagai objek bullying, itu karen…

Zone by Jack Lance | Book Review

Sewaktu Jack Lance datang ke Indonesia atas undangan Bhuana Tim. Promosi yang disebarkan secara besar-besaran itu menyebutkan sesuatu. Kalau Jack Lance ini, ibaratnya sosok Stephen King dari Belanda. Terbukti dari banyaknya buku beliau yang sudah dialih-bahasakan. Selain itu, buku-bukunya juga sudah banyak diadaptasi ke dalam film.

Kehadirannya juga dirayakan sebagai bagian kerjasama Bhuana dengan beliau. Karena, novelnya berjudul Zone ini diluncurkan dalam Bahasa Indonesia. Mengundang beberapa anggota dari banyak komunitas. Membuat acaranya tentu meriah. Apalagi, konon ada iming-iming mendapat novel dari penerbit. Siapa yang menolak?

Nah, berhubung momen tersebut sudah berlalu cukup lama. Saya akhirnya bias mencicipi karyanya. Sambal mencari tahu, apakah benar beliau setara dengan Stephen King. Kali ini, bukunya berjudul Zone yang saya baca. Jadi, apakah ada perbedaan atau persamaan, akan saya bahas sebentar lagi.

Saya ingin menyeritakan sedikit apa yang tertulis di bagian belakang …

The Ghost Bride (Pengantin Arwah)

The Ghost Bride - "Pada suatu malam, ayahku bertanya apakah aku mau menjadi pengantin arwah..."

Li Lan, putri tunggal sebuah keluarga yang bangkrut, mendapat lamaran dari keluarga Lim yang kaya raya dan berkuasa. Namun, calon suaminya adalah lelaki yang telah meninggal secara misterius, dan pernikahan ini dilakukan untuk menenangkan arwah penasarannya. Mengerikan memang, tapi tidak ada jalan lain untuk menjamin masa depan Li Lan.

Setelah kunjungannya ke mansion keluarga Lim, Li Lan mulai dihantui oleh calon suaminya dan dia tidak bisa lagi tidur tenang. Sedikit demi sedikit, Li Lan tertarik ke dunia arwah yang tidak hanya dihuni oleh para hantu lapar dan arwah pendendam, tapi juga para iblis penjaga berwujud banteng. Li Lan harus mengungkap rahasia kelam tentang keluarga Lim dan keluarganya sendiri, jika dia tidak mau terjebak di dunia arwah selamanya.



Detil Buku
Judul : The Ghost Bride (Pengantin Arwah) || Penulis : Yangsze Choo || Bahasa : Indonesia || Terbitan : Oktober 2014