Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2016

Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children

Miss Peregrine's Home for Peculiar Children - Kehidupannya berubah tak lagi biasa saja semenjak sesuatu yang tak biasa terjadi pada kehidupannya. Seakan hidupnya terbagi menjadi dua bagian, yaitu Sebelum dan Sesudah, seperti segala hal yang luar biasa - biasanya terjadi - yang mengikut sertakan kakeknya Abraham Portman. Kisah-kisah masa lalu sang Kakek menjadi sebuah imajinasi yang membuatnya menginginkan untuk menjadi seorang petualang. Meski begitu, orang tuanya berusaha untuk mengajarkannya bahwa dia tidak akan menjadi seorang Petualang dan apa yang dikisahkan sang Kakek itu terlalu berlebihan. Hingga suatu malam, dia pernah bermimpi, saat dia masih kecil, melihat sosok makhluk gelap yang besar dengan tentakel. Tapi, waktu itu kepercayaannya pada sang Kakek masih sangat besar. Ia yakin sang Kakek bisa melindunginya.
Kemudian, tumbuh menjadi lelaki yang harus bekerja dan menjalani kehidupannya. Ia tak lagi percaya dengan kisah sang Kakek, apalagi kenyataan bahwa Kakeknya harus m…

#BacaUlas 3 Cinta 1 Pria

Tiga Cinta Satu Pria – Sedikit kisah dari seorang lelaki bernama Bong, yang merupakan seorang Seniman. Dia pelukis yang handal, karya lukisannya sudah sering dipajang di banyak galeri. Belum lagi, banyak undangan yang datang padanya untuk menjadi pembicara, undangan tersebut tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi, juga dari luar negeri. Menurut sahabatnya – Lelaki berkumis yang rupawan – Bong ini diselimuti oleh kabut putih yang membuatnya sulit untuk ditebak dan sulit untuk dijangkau melalui pikiran. Kegemaran Bong yang selalu merasa bahagia dengan menghasilkan karya lukisan Buaya, membuatnya saat itu pertama kalinya menjejaki kancah ketenaran.

Begitulah Bong dengan kehidupannya. Sebuah buku yang akan memuat cerita tentang cinta dan segala kerumitannya. Berisi tokoh-tokoh dengan nama yang tidak biasa.

(Spoiler Alert : Cerita dalam novel ini berisi banyak konten dewasa.)


TOKOHBong : Seorang lelaki yang dadanya tak berbulu, jarang membicarakan masa depan - atau tidak pernah, gemar …

Daun daun Bambu

Daun daun Bambu - Yasunari Kawabata bagi khalayak pembaca sastra di Indonesia sekarang bukanlah sosok yang asing. Dalam ulasan Jacob Sumardjo yang dirilis tahun 1985, Kawabata menempati tempat yang spesial : dia tercatat dengan porsi terjemahan paling banyak. Menurut kutipan dari kata pengantar Cep Subhan, Kawabata merupakan seorang penulis yang unik dan keunikannya tidak akan segera diketahui kecuali kita sudah selesai membaca tulisannya. Orang cenderung mengatakan bahwa Kawabata adalah penulis yang bergerak dari naturalis ke impresionis.


Tapi suatu cerita yang apa adanya bukanlah berarti bahwa ia adalah cerita tanpa makna ~ Cep Subhan.


Pidato Penerimaan Hadiah Nobel


Dalam Esai "Pandangan Mata Saat Sekarat", Kawabata mengatakan : "Betapapun seorang teralienasi dari dunia, namun bunuh diri tetaplah bukan sebuah bentuk pencerahan. Betapapun mengagumkan, namun orang yang memutuskan bunuh diri tetaplah jauh dari dunia orang suci." (10).


Sahabatnya, pendeta Ikkyu telah dua…

Cinta Tak Pernah Mati

BLURB

Di dalam buku ini Anda dapat membaca 17 cerita memikat karya 17 pengarang terkemuka dari berbagai belahan dunia : Ryunosuke Akutagawa (Jepang), Honorě de Balzac (Prancis), Bjornstjerne Bjornson (Norwegia), Anton checkov (Rusia), Fyodor Dostoevsky (Rusia), John Galsworthy (Inggris), O Henry (Amerika Serikat), James Joyce ( Irlandia), Rudyard Kipling (Inggris), W. Somerset Maugham (Inggris), Guy de Maupassant (Prancis), Edgar Allan Poe (Amerika Serikat), August Stindberg (Swedia), Rabindranath Tagore (India), Leo Tolstoy (Rusia), Mark Twain (Amerika Serikat), dan Emile Zola (Prancis).
Cerita - cerita di dalam antologi ini bertutur tentang beragam hal, dari kisah cinta yang ganjil hingga kisah misteri bernuansa cinta. Kisah-kisah ini menyiratkan kepada kita bahwa di balik segenap suka duka kehidupan, sesungguhnya cintalah yang pada akhirnya akan menyelamatkan kita.

Detil Buku
Judul : Cinta Tak Pernah Mati
Penulis : Ryunosuke Akutagawa (Jepang), Honorě de Balzac (Prancis), Bjornstjerne…