11/22/63

October 02, 2015

11/22/63 - Sebuah tragedi yang menimpa Amerika, terbunuhnya John F. Kennedy, presiden Amerika saat itu, karena ditembak. Kejadian inilah yang menjadi tema dalam cerita yang ditulis oleh Stephen King. Tapi, dengan mengemasnya melalui kisah seorang guru Bahasa Inggris di Maine Town yang menjelajah waktu melalui ruang bawah tanah. Menarik cara King mengemas cerita ini. Tanpa menjelaskan secara terperinci bagaimana terjadinya 'Time Traveler', karena sudah banyak ilmuwan yang menjabarkan hal tersebut. King, menjelaskan secara tersirat, bahwa terkadang sesuatu yang misteri atau ajaib terjadi begitu saja. 




Ada yang lucu dalam cerita ini. Yaitu salah satu pemilik rumah makan bernama Al, yang pada mulanya melakukan time travel. Karena memang pintu ajaib untuk melakukan perjalanan time travel berada di ruang bawah tanah rumah makan milik Al. Rumah makan tersebut terkenal sangat murah! Tapi, bahan-bahan yang dimiliki memang asli, bukan barang terlarang kemudian dijual. Mengapa bisa lebih murah berkali-kali lipat? Karena, AL punya rahasia. Dia membeli bahan-bahan untuk dapur rumah makannya, melalui pintu ajaib, dan belanja di supermarket di tahun 1958! Jadi, bisa ditarik kesimpulan bagaimana Al mendapat harga murah untuk belanjaannya kan?



Jake, seorang guru bahasa inggris di sebuah sekolah. Mendengarkan dengan tidak percaya apa yang dikatakan oleh Al. Mana mungkin bisa menjelajah waktu, pada saat itu sudah tahun 2011. Namun, saat kaki Jake menjejakkan di tangga terakhir lantai bawah tanah di rumah makan Al, dia sadari satu hal, dia ada di tahun 1958!



Satu fakta yang terjadi adalah, seberapa lamanya dia menjelajah waktu, setiap kembali ke ruang bawah tanah, dirinya akan terus berada di tahun 1958. Sebuah misi untuk menemukan pembunuh satu keluarga. Tapi, justru ini membawanya pada Lee Harvey Oswald. Seorang yang sangat terkenal pada peristiwa kematian JFK.


"Save Kennedy and everything changes." (Page 213) Jake tidak bisa membunuh Oswald dan mencegah terbunuhnya JFK, karena dia tidak dapat melakukannya tanpa melakukan investigasi untuk memahami semuanya. Pertanyaannya, apakah dengan memperbaiki masa lalu dapat membuat masa depan lebih baik?


Pada 11/22/63, tepat dini hari, Jake yang mengubah identitasnya menjadi George bersama Sadie berhasil tiba di Dalas untuk menghentikan Oswald. Terjadi baku tembak yang justru membuat Sadie terbunuh. Dan peluru George lainnya berhasil membunuh Oswald. George menjadi seorang pahlawan, tapi kehilangan Sadie membuatnya bersedih. Saat kembali ke tahun 2011, pencegahan yang dilakukan oleh George justru buan menjadikan segalanya lebih baik. Justru terjadi banyak bencana, banyak orang ketakutan karena perang. Bill Clinton tidak pernah menjadi presiden. Akhirnya, Jake kembali ke masa lalu untuk mengubah sejarah, membuatnya sama seperti semula, tidak ada yang diubah.


Karena segala sesuatu jika berada di tempatnya akan tetap baik, meski tampak buruk kenyataannya. ~


Pada akhirnya, mencegah pembunuhan yang tampak buruk, pada masa lalu justru mengubah tatanan dunia hingga menjadi lebih buruk lagi. Bukan menjadi baik, dan kenyataan ini membuat Jake sadar bahwa segalanya memang harus berada pada tempatnya. Dia tidak perlu lagi mengubah apa-apa saat kembali lagi ke 'rabbit hole' , di sana dia hanya menekan tombol 'reset' dan dunia sama seperti sedia kala. Bahkan dia bisa bertemu kembali dengan Sadie.



Saat membaca Rabbit Hole, istilah yang digunakan Al untuk ruang bawah tanahnya yang merupakan pintu untuk menjelajah waktu. Justru mengingatkan saya pada Alice in wonderland. Apakah, ternyata Alice juga mengalami perjalanan menuju suatu waktu yang saat itu binatangnya dapat berbicara? Lucu memang jika kita menikmati bagaimana setiap tokoh dalam cerita berusaha kembali ke masa lalu dan memperbaiki segala hal. Bukan lucu bagaimana-bagaimana, tapi terkadang mereka bisa bertemu dengan orang baru yang bisa mengubah sedikit sejarah pada masa depan.


Ingat film 'back to the future'? Saat si anak sempat membuat ibunya pada masa lalu, saat itu masih remaja, justru tertarik dengan dirinya. Padahal, hey she is your mom! Kemudian keberadaannya di masa depan hampir tidak ada, karena hal ini. Hampir saja dia kehilangan dirinya akibat kesalahan kecil. Itulah yang membuat saya berpikir lucu.



Tapi, kenyataannya. Bahwa King mengakui kalau dia sendiri, meski sudah berulang kali melakukan riset terhadap Oswald, dia masih mendapati bahwa dia belum mengenal dengan baik siapa Oswald. Seakan-akan dia tidak mengetahui meski telah dilakukan wawancara orang terdekat Oswald. Dan segala hal tentangnya melalui film dokumenter. Pada kenyataannya yang didapati King adalah hal yang tidak dibutuhkan untuk cerita ini.


Ternyata tidak mudah mengenal Oswald, meski kehidupan pernikahannya juga sampai diulas pada masa itu. Tapi, seakan Oswald memiliki sisi lain yang tersembunyi. Ini hanya pendapat saya pribadi saja.


Sejauh ini, saya benar-benar merasa bersyukur, buku tebal dengan hardcover ini saya dapat gratis karena memenangkan sebuah kuis. Dan, seperti biasa, alur yang ditulis dalam novel ini, karena melakukan perjalanan waktu, mengalami alur yang maju - mundur - maju (tapi enggak pakai cantik...cantik). Bahasa inggris yang digunakan King di tulisan ini juga tidak banyak menggunakan istilah yang membuat kepala pusing. Bahasanya termasuk mudah untuk dicerna untuk orang yang tidak begitu fasih berbahasa inggris seperti saya.


Dan, kembali saya katakan : Saya selalu menyukai tulisan King. Because He is my fav author !!









  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis terhapus.