Skip to main content

Posts

#BookReview The Science of Breakable Things by Tae Keller

Depresi itu enggak memandang usia. Jabatan. Sampai status keluarga. Bagaimana jika sebagai seorang Ibu. Pembaca mengalami depresi. 
Tentunya, dukungan dari keluarga sangat dibutuhkan. Tapi, bagaimana pertolongan itu akan membuatmu bergerak. Kalau saat itu, diri sendiri pun enggan untuk menerima. 
Nah, kondisi depresi seorang Ibu, bukan hal yang main-main. Mereka membutuhkan dukungan lebih banyak dari sekadar nasihat. Mereka butuh dituntun dan digandeng menuju tempat yang tepat. 
Tapi, bagaimana kalau kondisi depresi seorang ibu, dilihat dari kacamata seorang anak yang duduk di tingkat 7?


Kartu Tanda Buku

Judul : The Science of Breakable Things Penulis : Tae Keller Halaman : 297 Versi : Ebook Bahasa : Inggris Dibaca di : Google Playbook Diterbitkan oleh Random House ISBN : 9781524715663 Harga : Rp 77.600


Buku Middle Grade Bertema Mental Health

Untuk informasi tambahan, buku-buku Middle Grade itu buku fiksi yang ceritanya ditujukan untuk anak berusia 8-12 tahun. 
Tapi, di Indonesia mas…

The Princess and the Fangirl by Ashley Poston

The Princess and the Fangirl merupakan cerita yang masih mengangkat film Starflield sebagai porosnya. 
Sebagai seorang yang belum pernah nge-fandom-in apa aja. Buku ini bener-bener mendeskripsikan dengan baik. Bagaimana para fandom ini bisa menggerakkan sesuatu yang efeknya besar. 
Yang saya tahu, hanya fandom Harry Potter yang masih terus mengikuti perkembangan. Atau para cosplayer anime yang memang totalitas banget. Semua ini merupakan kumpulan mereka yang merupakan fans berat terhadap sesuatu. 
Pada perhelatan Starfield sejak Bapaknya Geekerella mengadakan acara tersebut. Adalah seorang cewek bernama Imogen. Ia memiliki paras seperti seorang artis papan atas bernama Jessica Stone. 
Imogen merupakan partisipan yang ikut membuka booth di festival Starfield. Sambil menjual beberapa karya dari sahabat onlinenya, Harper. Sementara Imogen, dia sangat berdedikasi tinggi untuk mengampanyekan #SaveAmara karena di film Starfield, sang Putri meninggal dunia. 
Merasa tak menerima hal tersebut.…

#BookReview Thousand Cranes Karya Yasunari Kawabata

Thousand Cranes. Membaca buku karya Yasunari Kawabata, bisa mengecoh pemikiran. Keahliannya dalam bermain kata, terutama dalam menyiratkan sesuatu tanpa tampak di permukaan. Membuat saya semakin penasaran dengan karya-karyanya.

Pada mulanya, bolehlah kiranya kita mengira dalam cerita pendek yang terkumpul di buku Daun Bambu. Kemudian berpikir kalau seorang lelaki pecinta burung itu. Yaa hanya suka dengan suara burung.

Namun, ada pesan yang baru bisa ditangkap usai membacanya dengan seksama. Membaca kata demi kata secara perlahan, meresapinya dan barulah makna itu mencair melalui kesabaran akan penantian.

Mungkin pula pembaca akan mundur seketika saat hendak membaca buku Rumah Perawan. Ah, siapa yang mau membaca buku tentang lelaki tua yang memandangi payudara remaja wanita?

Awalnya, saya pun hampir mundur. Cih, tak sudi rasanya menyelami pikiran kotor lelaki tua bangka yang sudah mau mati itu. Kemudian, ikut membandingkan payudaraku dengan milik tokoh di dalam buku ini. Keterlaluan!!

Di Treats By Traveloka Eats Bisa Nongkrong Hemat Di Kedai Kopi Bojo

Treats by Traveloka Eats bikin para jomloers dimanjain dan diperhatiin. Jadi bisa nongkrong hemat meski dompet hampir sekarat.

Iya gimana ya, kondisi ngejomlo terus dompet lagi merana akibat tanggal tua. Ini tuh kaya duet sama trio macan. Hot hot wow bener.

Tenang, Ipeh bukan jomlo. Tapi, adek dan temen-temen Ipeh banyak yang jomlo. Etapi mereka lebih bahagia sih, ya. Meski sering merasa merana akibat tanggal tua aja.

Soalnya, kalau kondisi rekening udah cekak banget. Mau nongkrong juga jadi mikir dulu, kan. Kadang milih tempat nongkrongnya juga susah.

Boro-boro malem minggu bisa happy dan santuy. Lah, mau keluar rumah aja udah ngitung persediaan di dompet. Kadang sampe transfer duit dari satu rekening ke rekening lain biar bisa diambil.

Tapi, sejak ada Traveloka Eats yang nyediain fitur baru namanya Treats. Jadi lebih asik dan mudah hidupku dan genk jomlo ini.


Kenapa Treats Traveloka Eats Mempermudah Hidup? 



Kalian pernah nggak sih ngerasa pengen banget gitu punya pohon duit? Yaa.. S…

Ulasan Buku : Yakumo - The Place Where The Soul Belongs

Berawal dari bayangan hitam yang dilihat Masato saat mereka sedang piknik bersama teman sekolahnya. Membawa Yumiko, kawan sekelasnya yang baik, mengalami sesuatu yang aneh.

Kartu Tanda Buku

Judul : Ulasan The Place Where The Soul Belongs Penulis : Manabu Kaminaga⁣ Halaman : 309 Bahasa : Indonesia Versi : Buku Fisik Diterbitkan oleh Penerbit Clover ISBN : 9786024803476 Untuk usia : 17+

Sekilas Cerita
Meski dikatakan bahwa Yumiko tengah sakit masuk angin. Namun, bayangan yang hanya bisa dilihat Masato. Membuatnya percaya bahwa penyakit Yumiko berhubungan dengan itu.
Apalagi, ketika Masato dan Tomoya sedang di perjalanan menuju rumah Yumiko. Mereka berpapasan dengan Yumiko yang tampak aneh. Keanehan itu menjadi-jadi ketika Yumiko mencekik leher Masato.
Di tempat lain, Yakumo dan Haruka yang sedang main ke tempat Gotou. Akan membuat kejutan untuk Nao. Ia berulangtahun hari itu. Detektif Gotou serta istrinya merencanakan untuk memberinya kejutan. Sejak Nao resmi diasuk oleh Gotou, ia menja…

5 Komunitas Pembaca Buku Yang Aktif Nyebarin Virus Membaca

Komunitas Pembaca Buku. Baca buku bareng temen itu menyenangkan banget, ya kan? Kita bisa berbagi pengalaman membaca. Terutama kalau ada tokoh yang kece, bisa di fangirling-in bareng. Bisa dapet rekomendasi bacaan yang kece juga.
Tapi, kalau baca sendirian. Rasanya nggak enak, kan ya. Mau kesel ya kesel sendiri. Mau nanya pas bagian yang kurang dimengerti tapi bingung nanya sama siapa. Kadang, pas naksir sama tokoh karakter, eh seru sendiri. Jadi rasanya agak kurang gitu hip hip hura-nya.
Baca buku sendirian? Oh No!!

Jadi, kalau readers pengen banget punya temen yang bisa diajak ngobrol buku bareng. Terus bahas tentang ceritanya bareng sama temen. Sampai ngobrolin spoiler mengenai cerita.
Nah, kenapa nggak gabung aja ke komunitas pembaca buku? Di Instagram banyak loh, komunitas baca buku yang sering ajak seru-seruan bareng.

Aktivitasnya bisa dari diskusi tentang buku secara daring di grup whatsapp. Atau baca buku tema tertentu. Bisa juga ikutan tantangan motret untuk seseruan di Instag…

Ulasan Buku : Pesan Terakhir Yang Jadi Pilihan Akhir Karena Gabut

Pesan Terakhir merupakan novel yang berkisah tentang hubungan keluarga. Gilbert Goh seorang direktur perusahaan besar. Merasakan hatinya bergetar saat memandang sekretarisnya Tania Wu pertama kali sejak mereka bekerjasama selama 5 tahun. 
Karena sesuatu yang darurat, Gilbert mengajak Tania mampir ke rumahnya. Sebelum ia mengantar Tania ke rumahnya. Di sana ia bertemu dengan Vincent, anaknya Gilbert.
Setelah pertemuan itu, Vincent meminta Tania untuk menghabiskan waktu bersama mereka. Hingga tak lama, 5 bulan kemudian keduanya menikah. Dari rahim Tania, lahirlah tiga orang anak. 

Kartu Tanda Buku

Judul : Pesan Terakhir Penulis : Rosni Lim Halaman : 152 Bahasa : Indonesia Diterbitkan oleh Bhuana Ilmu Populer Baca di Gramedia Digital


Momen Vincent Jatuh dan Berdarah

Ebook yang kubaca di Gramedia Digital ini. Ceritanya biasa aja. Bisa ketebak dan ngga ada plot twist. Bahkan, rasanya datar. Tidak ada hubungan emosi pada pembaca. Jadi kaya baca tulisan informasi biasa. Terutama pas bapak m…