Skip to main content

Posts

Showing posts with the label History

7 Buku Yang Dibaca Tahun 2017 - Mini Review #1

7 Buku Yang Dibaca Tahun 2017 - Mini Review


Ini tulisan saya semenjak hiatus beberapa saat yang lalu. Pasalnya, saya hanya ingin menikmati membaca buku tanpa memikirkan apa yang akan saya tulis di blog. Tapi, lama-kelamaan saya merasakan rindu dengan blog bacaanipeh ini. Sebagai permulaan, sambil pemanasan juga, mini review ini saya tulis untuk menyimpan beberapa kenangan tentang buku yang telah saya baca namun belum sempat saya tuliskan di sini.

Siapa tahu, suatu saat nanti saya ingin mengingat kembali apakah benar-benar pernah membaca sebuah buku atau belum. Hihi, maklum, ingatan manusia kan ada batasnya, ya. Kalau kalian berteman di akun Goodreads saya, tentu sudah mengetahui beberapa buku yang telah saya baca. Sejauh ini saya sudah mencapai 43 buku dari 60 buku yang saya niatkan untuk dibaca. Itu pun belum termasuk beberapa buku fisik yang terus menumpuk.

Alhasil, belakangan ini saya berusaha untuk mengurangi belanja buku kecuali buku-buku cetak ulang yang memang bagus untuk saya …

Conspirata : Marcus Tullius Cicero by Robert Harris

Marcus Tullius Cicero




Cicero telah terpilih sebagai calon konsul yang menang pemilu, dialah yang akan memimpin sidang pembukaan senat. Pada masa itu, pengesahan konsul terpilih dimulai pada awal tahun baru. Sehingga Cicero masih memiliki waktu untuk mempersiapkan pidato pelantikan, juga mempersiapkan dirinya terhadap sesuatu yang tidak pernah terpikirkan olehnya.

Cicero memiliki seorang asisten bernama Tiro, yang pada menuliskan sebuah karya yaitu biografi tentang orator dan negarawan romawi, Cicero. Usia Tiro tiga tahun lebih muda, namun kehidupannya lebih lama daripada sang majikan. Dahulu, pekerjaan Tiro adalah menjadi sekretaris sang konsul. Dialah yang mencatat setiap pidato di senat secara verbatum dan sistem stenografinya yang disebut Notae Tironianae, masih digunakan di gereja pada abad keenam, bahkan sebagian sisanya (simbol : &, singkatan : etc, NB, i.e, e.g) masih digunakan hingga sekarang.

Conspirata sebuah karya Robert Harris dengan mengombinasikan fiksi serta kenyata…

Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi

Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi


Pada akhirnya ada kelegaan dan napas panjang usai menamatkan novel ini. Bukan perkara karena novel ini membosankan atau terlampau berat untuk dinikmati. Tapi, karena saya masih terombang-ambing terbawa suasana yang menular dari isi di dalamnya. Raden Mandasia dan Sungu Lembu serta kisah sejarah latar belakang keduanya yang berbeda, justru membuat perjalanan menuju bagian akhir menjadi lebih mantap untuk diikuti.


Kartu Tanda Buku

Judul : Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi || Judul : Yusi Avianto Pareanom || Halaman : 448 || Cetakan Pertama, Maret 2016 || Penerbit : Banana || ISBN : 978.979.1079.52.5 || Rating : ☆☆☆☆☆ || LBABI : 3

***
Novel ini dinarasikan melalui sudut pandang Sungu Lembu, seorang Raden dari Banjaran Waru yang gemar membaca serta menulis. Kisah ini dibuka dengan kebiasaan Raden Mandasia yang gemar mencuri daging sapi. Satu sapi utuh akan dibawa oleh Raden Mandasia, untuk kemudian ia kuliti sendiri daging tersebut. Dan dinikmati be…

Lampuki : Sebuah Tempat Di Aceh

Lampuki : Sebuah Tempat Di Aceh - Novel yang dinilai sangat berani ini, menjadi pemenang unggulan sayembara menulis novel Dewan Kesenian Jakarta 2010. Ditulis oleh seorang lelaki bernama Arafat Nur, dimana di dalamnya memuat kisah kelam yang dialami oleh penduduk Lampuki, disematkan juga dengan sedikit bahasa melayu hingga membuat kesan tentang daerah tersebut sangat kuat.

Novel dengan sampul berwarna latar merah, seolah mewakili seberapa banyaknya darah yang tumpah di tempat itu, seberapa kelam kondisi ketika malam berangsur tiba. Dengan sosok seorang lelaki, berkumis tebal, bermata garang menantang senjatanya, dialah sosok yang sering hilir-mudik dalam novel ini. Sosok yang digambarkan dengan sangat detail oleh Arafat, dan segala sesuatu dalam novel ini memang sangat detail, memiliki alur yang lambat namun tetap membuat pembaca penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.


Kartu Tanda Buku

Judul : Lampuki || Penulis : Arafat Nur || Halaman : 434 || Cetakan I, Mei 2011 || Penerb…

Go Set a Watchman - Harper Lee

Go set a watchman - Membaca sejarah Amerika, terutama bagaimana perbudakan serta rasisme dalam buku ini, seakan membawa perbandingan antara dunia yang saat ini dihuni dengan dunia pada masa lampau yang telah berlalu. Topik yang masih berlaku hingga detik ini, tentang Kulit hitam vs Kulit Putih. Bagaimana rasisme juga tak hanya terjadi pada sejarah Amerika, juga di beberapa dunia bagian lainnya.


rasisme/ra·sis·me/ n rasialisme rasialisme/ra·si·a·lis·me/ n 1. prasangka berdasarkan keturunan bangsa; perlakuan yang berat sebelah terhadap (suku) bangsa yang berbeda-beda; 2. paham bahwa ras diri sendiri adalah ras yang paling unggul

Konon, novel ini merupakan novel pertama yang ditulis oleh Harper Lee, namun To Kill a Mockingbird-lah yang menjadi juaranya. Menarik perhatian penerbit serta menjadi bahan bacaan wajib bagi anak-anak sekolah di luar Indonesia. Belum lagi, fakta bahwa buku pertamanya ini sempat menghilang jejaknya dan baru ditemui sekitar tahun 2014 yang lalu. Bisa dikatakan, banya…

Musashi Buku Ketujuh Terbitan Tahun 1985

Zaman keemasan Musashi memang tampak sudah lewat, masa-masa dirinya dikenal sebagai samurai yang ditakuti oleh banyak orang juga semakin jauh. Bisa dikatakan masa ketika saya membaca buku ketujuh ini, adalah masa tenang bagi Musashi. Tapi, di sinilah moment dimana dirinya mempelajari banyak hal serta belajar untuk memahami. Ketika keputusan untuk kembali menjadi samurai, sudah hampir terjadi. Otsu, hendak dikirimkan untuk menemani Musashi. Namun, ketika Otsu sudah berangkat, ternyata berita tersebut tiba.

Berita tentang pembatalan pengangkatan Musashi, yang kemudian mejadi pertanyaan adalah kemana lantas perginya Otsu? Dan Hyogo akhirnya memutuskan untuk pergi bersama dua orang asistennya. Mencari dimana keberadaan Otsu. Di perjalanan mereka berdua bertemu dengan Genosuke dan Iori, keduanya juga menuju suatu tempat. Namun, ternyata pertemuan dengan orang-orang berpakaian seperti pendeta, membuat Iori dan Genosuke terpisah.

Kisah ini terjadi ketika Nara tak lagi menjadi Ibu Kota. Jauh…

The Tale of Genji

Ditulis pada abad 11 oleh Lady Murasaki Shikibu, The Tale of Genji merupakan novel sastra klasik Jepang. Novel ini mengisahkan seorang sosok bernama Genji yang penuh dengan idealisme, memiliki paras yang cantik, sopan dan sangat sensitif dan memiliki prestasi yang banyak membuat orang yang bertemu dengannya merasa iri dengan kesempurnaannya.
"Genji is not merely good at everything that counts, he is the best at everything that counts...And of course he is the best looking of all the good-looking nobles who throng the scene” (Enright 167)
Pada periode Yamato-Nara, Jepang pernah mengadaptasi kebudayaan Cina, mulai dari menggunakan huruf Cina (kanji), agama Buddha, sampai filosofi Konfusius dan membangun sistem birokrasi Kekaisaran di pemerintah pusat. Bagaimana pun, pada masa Heian (794-1185), Jepang menjadi lebih picik dan lebih terbiasa dengan kebudayaan yang diadaptasi dari Cina menjadi style yang unik pada masa itu. Dan The Tale of Genji ditulis pada masa Heian ini merupakan NOVE…