Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Haru Media

Everything Everything : Buku Young Adult Yang Mengenalkan Penyakit Langka

Bacaanipeh.web.id - Membaca novel ini, membuat saya teringat dengan serial Doctor House. Sebuah serial yang bercerita tentang para dokter yang praktek di rumah sakit universitas. Dimana pasien yang datang ke rumah sakit tersebut selalu memiliki ciri-ciri penyakit yang aneh dan membuat dr. House dan timnya harus berpikir keras.

"Everybody Lies" adalah tagline yang paling melekat pada sosok dr. House yang diperankan oleh Hugh Laurrie. Dan hal tersebut membuat saya sendiri mengangguk-angguk selama membaca novel ini.

Novel ini berkisah tentang seorang remaja perempuan yang memiliki penyakit yang jarang terjadi tapi cukup populer. Penyakit yang menyerang sistem imunnya sehingga cukup sensitif terhadap banyak hal. Bisa saja penyebabnya adalah A, bisa jadi B tapi bisa saja serentetan hal lain yang bisa menjadi pemicunya. Karena itulah, dia menjalani kehidupan terisolasi.



Kartu Tanda Buku

Judul : Everything Everything || Penulis : Nicola Yoon || Halaman : 333 || Cetakan kedua, Maret 20…

Book Review : Anesthetized by Nurul Izzati - Tentang Proses Move On

Book Review : Anesthetized by Nurul Izzati - Tentang Proses Move On


Baru kali ini saya berpikir, ini apa banget judulnya, ya? Hehehe, tapi memang benar, kok. Novel yang diterbitkan oleh Penerbit Inari ini berisi tentang salah satu tokohnya, yang masih belum bisa Move On. Tentunya, alasan sulit move on-nya ini bukan sekadar hal yang ringan, ada sesuatu yang besar yang pernah dialami oleh si tokoh bernama Ghea ini. Pengalaman yang bisa membuatnya mengalami banyak trauma hingga menutup diri dan menenggelamkan dirinya pada mimpi-mimpinya.

Meski sebenarnya ada beberapa hal yang buat saya, apa ya, kurang sreg, maklum saya terlalu menyukai karya klasik yang selalu berisi hal-hal yang realistis. Jadi, ketika berhadapan dengan sesuatu yang tampaknya tidak begitu nyata, meski mungkin saja terjadi tapi tidak semua orang bisa seberuntung itu, tetap saja mengganggu. Namun, di balik gangguan itu, saya tidak menemukan kejenuhan selama membaca novel ini. Tentunya, ini berlandaskan pikiran pribadi say…

Book Review : My Love For You by Chairun Najmi

Book Review : My Love For You by Chairun Najmi


Dan ini adalah buku ketiga dari Penerbit Koru yang saya baca. Untuk kali ini saya merekomendasikan kepada kalian, para pembaca, yang ingin atau suka membaca novel dewasa dengan cerita yang ringan ditambah dengan komedi pada kisahnya. Betul, drama komedi. Garis besar dari cerita di novel My Love For You ini tentang dua orang sahabat yang menikah. Namun, pernikahan mereka bukan didasari pada cinta, tapi pada satu fakta bahwa keduanya bisa menjalin simbiosis mutualisme.


"Saat definisi cinta bukan lagi tentang aku dan berubah menjadi tentangnya, di saat itulah kupikir aku tidak pernah salah memilihnya." ~ Hal 116

Novel yang menggunakan gaya bahasa ala terjemahan ini berhasil menarik perhatian saya. Gara-gara di beberapa lembar pertama, saya mendapati kalau ceritanya mungkin akan dibandingkan dengan buku Teman Tapi Nikah yang kemudian diangkat ke layar lebar. Bagaimana suka dukanya menikah dengan seseorang yang sudah mengenalmu selama…

Book Review : Midnight Cinderella by Thu Jun - Retelling Version of Modern Cinderella

Book Review : Midnight Cinderella by Thu Jun - Retelling Version of Modern Cinderella




Belakangan ini memang tampaknya sedang marak fenomena penulis yang mengangkat cerita berdasarkan dongeng yang sering kita dengar. Kali ini, dongeng tentang gadis malang Cinderella diangkat dalam novel karya penulis lokal. Meski secara garis besar, kita mungkin sudah mengetahui bagaimana dan seperti apa kisahnya. Tapi, tetap ada sesuatu yang berbeda tentunya, yang membuat pembaca seperti saya terkekeh dan menggeleng perlahan.

Midnight Cinderella adalah nama gaun yang digunakan sebagai judul dalam tema lomba peragaan busana untuk memenangkan posisi yang sangat menarik serta uang tunai yang banyak jumlahnya. Cindy, seorang gadis yatim piatu yang tinggal bersama Ibu tirinya beserta dua saudari tirinya, mengikuti perlombaan ini demi mendapatkan uang agar bisa melunasi biaya kursusnya. Dia sendiri yang mendesain dan menjahit pakaian tersebut, ditemani dua orang lain sebagai timnya. Nuri sebagai make-up art…

Book Review : The Almost Wedding by N. Eka P.

Book Review : The Almost Wedding by N. Eka P.



"Di dunia nyata, kau akan menangis sendiri saat cuaca sedang cerah. Tidak ada yang tiba-tiba datang untuk memelukmu. Tidak ada yang ingin datang menghampiri." ~ The almost wedding


Kali ini saya ingin memberikan ucapan selamat bagi Penerbit Koru yang sedang mulai mengembangkan sayapnya untuk membantu karya-karya anak negeri mendapat perhatian lebih. Terutama untuk versi karya digital. Jadi, memang mengkhususkan mempublikasi karya-karya dalam format digital. Dan saya beruntung karena membeli beberapa buku elektronik dengan harga yang sangat murah saat acara peluncuran dan pengenalan penerbit yang merupakan imprint dari Haru Media ini.

Kali ini, saya ingin menuliskan ulasan dan bagaimana perasaan saya setelah membaca buku The Almost Wedding karya Kak Eka ini.



Kartu Tanda Baca


Judul : The Almost Wedding || Penulis : N. Eka P. || Cetakan pertama, Juni 2018 || Versi : Ebook Google Play || Bahasa : Indonesia || Diterbitkan oleh Penerbit K…

Book Review : A Torch Against The Night by Sabaa Tahir

Book Review : A Torch Against The Night by Sabaa Tahir

"Terima kasih sudah memberikan hidupmu, supaya aku bisa meneruskan hidupku." ~ A Torch Against The Night


Saya memuji Sabaa Tahir yang menciptakan pertempuran, kekerasan hingga penghasutan yang tampak nyata bagi saya sebagai pembacanya. Membaca buku ini membuat saya terengah-engah karena kelelahan. Perjalanan panjang di gurun pasir, rasa dingin yang menusuk tulang hingga keadaan terdesak akibat prajurit Mask mengejar dua tokoh yang melarikan diri dari Imperium. Semua itu membuat saya benar-benar kelelahan. Sabaa berhasil membuat saya seolah ikut serta, seperti bayangan salah satu tokohnya, dalam usaha mereka membebaskan diri dari segala kekangan akan kehidupan yang kejam.

Di buku ini, akhirnya saya mengerti apa maksud dari para Augur di buku pertama. Tentang nasib Elias bahwa dia akan mendapatkan kebebasan secara Jiwa dan Raga. Bukan dengan kematian, meski dia memang beberapa kali hampir dibunuh. Bukan dengan sesuatu yang …

Book Review : An Ember In The Ashes by Sabaa Tahir

Book Review : An Ember In The Ashes by Sabaa Tahir


"Hantu-hatu dari kesalahan kita berusaha membalas dendam. Tapi, biayanya akan sangat tinggi." ~ An Ember In The Ashes



Akhirnya saya berhasil menamatkan buku yang sudah menanti selama setahun lebih di tumpukan agar disentuh. Sebenarnya saya sudah beberapa kali mencoba untuk membaca buku ini, entah kenapa 'mood' saya selalu berubah arah. Lebih membutuhkan sesuatu yang berbeda, seperti buku-buku Murakami, Kawabata, Soseki sampai buku-buku yang tidak begitu WAH untuk otak saya pun tetap saya nikmati. Entah kenapa untuk masuk ke dalam dunia dalam buku ini, saya membutuhkan perjuangan dan energi yang tidak sedikit. Mungkin, saya tengah membutuhkan sesuatu yang berasal dari realita bukan sebuah dunia yang harus diciptakan sendiri dalam imaji saya yang sesuai dengan penggambaran di buku.

Padahal, buku ini bukan buku yang jelek apalagi buruk. Bukan buku yang tergolong TERLALU DI PUJA-PUJI. Bukan. Ini buku bagus dengan plot yan…

ILLUMINAE #1 : Kisah Perang Antar-Pesawat Antariksa Dan Serangan Virus Aneh

ILLUMINAE #1 : Kisah Perang Antar-Pesawat Antariksa Dan Serangan Virus Aneh



Awalnya saya merasa ragu untuk mulai membaca buku ILLUMINAE yang ditulis oleh Ammie Kaufman dan Jay Kristoff. Meski saya pernah membaca karya Kristoff yang berjudul Nevernight dan saya menyukai bagaimana cara dia membuat tokoh-tokohnya tampak menakjubkan juga menyebalkan di saat yang sama. Juga cara dirinya menyeritakan cerita yang mengalir dengan detil yang cukup untuk membangun imajinasi.

Kenyataan itu sempat membuat saya ragu, tapi berakhir penasaran hingga akhirnya memutuskan untuk membacanya. Pada awalnya, karena faktor keraguan, apakah saya mampu menyelesaikannya atau tidak. Terlebih saya tengah terkena sindrom Reading-Slump yang membuat saya terlalu takut untuk memulai. Dan akhirnya hari Sabtu (13 Januari 2018) kemarin, saya menyempatkan diri membaca beberapa halaman.

Itu pun tidak langsung beranjak dari beberapa lembar pertama. Kemudian hari Minggu, saya mulai mencoba membacanya. Dan, tanpa saya sadari…