Skip to main content

Posts

Showing posts with the label A.A Navis

Kemarau karya A.A. Navis Sebuah Sindiran Tentang Beragama

Usai menutup halaman terakhir dari buku elektronik yang berjudul Kemarau di aplikasi Gramedia Digital. Saya tiada hentinya berdecak kagum dengan kepiawaian A. A. Navis dalam merangkai kata dengan bentuk yang sederhana namun tetap memikat. Tampaknya, kesederhanaan itu masih memiliki daya tarik meski banyak yang mengatakan kekompleks-an sebuah karya dapat menjadikannya menjadi lebih dari sekadar berbobot. Tapi, saya urungkan pula niat untuk mengatakan bahwa sederhana akan selalu berakhir ringan tanpa bobot.

Navis menulis kisah ini pada tahun 1957. Dengan latar cerita sebuah bangsa yang baru saja mendeklarasikan kemerdekaannya usai diduduki Belanda dan Jepang. Unsur cerita dalam buku ini pun masih kerap menyeret Kerja Rodi dan bagaimana para lelaki di masa tersebut, banyak melarikan diri agar menghindar dari kerja Rodi. Banyak pula yang melarikan diri ke desa-desa demi menyebunyikan wajah akibat kalah dalam berperang. Namun, ada pula yang mengasingkan diri ke sebuah desa demi memperbaik…