Grasindo Blogtionship 2016

November 27, 2016

Grasindo Blogtionship 2016 


Hari Minggu tanggal 27 November 2016 ini, Grasindo mengajak beberapa blogger buku yang terpilih untuk mengikuti acara Grasindo Blogtionship. Konsep acaranya seperti kopdar bagi para blogger buku agar lebih saling mengenal satu sama lain serta ajang berkenalan lebih dekat dengan tim yang berada di balik penerbitan buku. Menghadirkan seorang narasumber yang sudah menelurkan beberapa karya, bahkan konon ada 3 buku yang akan terbit di Grasindo. Beliau adalah Kang Maman yang mungkin lebih sering dikenal di acara ILK.

Acara dibuka dengan sedikit perkenalan dengan editor dan tim redaksi dari penerbit Grasindo. Setelah itu, Kang Maman memulai bincang santai-nya yang ternyata membawa banyak sekali informasi berbobot. Hanya saja disampaikan dengan cara yang santai, tidak heran kenapa banyak sekali penonton ILK yang setia :).

Sebelum itu saya ingin menjelaskan sedikit, apa sih Grasindo Blogtionship.


Grasindo Blogtionship

Siapa itu Grasindo? Grasindo merupakan penerbit buku yang sudah banyak menerbitkan buku-buku. Baik fiksi maupun nonfiksi. Nah, penerbit yang memiliki logo berwarna biru ini, berniat untuk berkenalan lebih dekat dengan para blogger buku, dengan tujuan agar blogger buku ini bisa menjadi media yang mengajak banyak orang untuk semakin gemar membaca.



A photo posted by Ipeh Alena (@blogipehalena) on




Terlebih fakta dari UNESCO terhadap sekitar 62 negara, didapati hasil bahwa Indonesia menempati posisi ke 61 negara dengan minat baca terendah. Bisa dihitung bahwa perbandingan orang yang gemar membaca dengan yang tidak itu sekitar 1000 : 1. Sehingga, dari keprihatinan inilah, Grasindo berniat untuk mengadakan semacam ikatan dengan para pembaca buku.

Dan acara hari ini benar-benar mengakrabkan blogger buku dengan pihak penerbit. Dengan memberi wawasan kepada para blogger buku tentang banyak hal terutama cara menulis ulasan yang baik. Dan materi ini dibawakan oleh Kang Maman.


Tentang Blogger Buku Dari Kacamata Kang Maman

Blogger buku merupakan garda terdepan dari penilaian sebuah buku, apakah akan dibeli atau tidak. Melalui apa? Melalui resensi yang mereka buat. Sebelumnya saya sudah pernah merangkumkan isi satu buku yang membahas tentang resensi ini. (Baca Juga "Menulis Resensi : Berguru Pada Pesohor")

Dengan begitu, ada banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan seorang blogger dalam menuliskan sebuah ulasan. Dicontohkan oleh Kang Maman melalui buku Padamu Jua, terbitan Grasindo yang ditulis oleh Amir Hamzah. Dengan mengambil sudut pandang berbeda, bisa saja peresensi menuliskan bait demi bait puisi yang berada di dalamnya, kemudian menuliskan kaitannya dengan kehidupan yang bisa dijelaskan agar pembaca memahami dan mengerti buku tersebut.

Kemudian, jangan lupa untuk menyertakan konsep 5W1H dalam setiap tulisan resensi (ini masih PR bagi saya). Karena konsep tulisan 5W1H ini yang menjadikan berbeda dengan resume. Dengan resensi, kita bisa menuliskan juga perbandingan karya seorang penulis dengan buku lainnya yang merupakan hasil karya dari penulis yang sama.

Jadi, tulisan dari para blogger buku ini sangat penting sebenarnya, karena merupakan penentu apakah buku tersebut layak dibaca atau tidak. Jika ada seorang penulis yang mematahkan semangat peresensi buku, karena mengkritik usaha dalam menyajikan fakta dalam tulisan, menurutnya itu sama saja menghakimi sudut pandang seseorang. Dan kami sebagai blogger buku, menjadi semakin bersemangat untuk tetap menuliskan pandangan atau pendapat pribadi dari buku yang dibaca. Selama meninggalkan alasan yang jelas mengapa buku tersebut bagus atau tidak.


Apa Yang Bisa Dilakukan Blogger Buku

Acara Blogtionship dari Grasindo ini, sebenarnya termasuk upaya agar menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki peringkat terbaik dengan minat baca yang tinggi. Karena itulah keikut-sertaan para blogger buku ini, sangat dibutuhkan sebagai satu media untuk memberikan semangat atau memberi pengaruh agar banyak pembaca lainnya yang gemar membaca.

Nah, agar blog buku yang ditampilkan sebagai bagian dari upaya mencanangkan gerakan membaca buku dan menulis, Kang Maman juga menyertakan beberapa Golden Rules yang bisa diterapkan oleh blogger agar blognya menjadi 'lahan' yang menarik.


Golden Rule for Blog by Kang Maman

- Kenali target audiens, tentukan tema blog kita serta seleksi kembali tema yang ingin diangkat agar terpilih yang paling baik.
- Fokuslah pada tema, ini bisa membentuk branding bagi blog kita.
- Pilih nama blog yang sesuai dengan branding blog kita.
- Pilih kombinasi warna blog, tagline serta icon yang sesuai dengan diri kita untuk branding.
- Pilih foto yang bagus yang akan disertakan dalam blog kita.
- Investasikan waktu untuk mendukung agar blog kita lebih baik lagi. Bisa dengan mendatangi sebuah event atau ikut serta dalam beberapa kegiatan lainnya.



Kedai Kopi 89

Tentunya acara yang bagus, kalau tidak didukung dengan situasi dan kondisi tempat acara yang tidak mumpuni, pastinya akan meninggalkan kesan yang kurang mengenakkan. Nah, kenapa acara blogtionship ini justru membuat para peserta yang hadir menjadi semangat namun tetap santai, yaitu karena tempat acaranya berada di Kedai Kopi 89.


Copyright : Ipeh Alena Photoworks | 2016


Bertempat di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Kedai Kopi 89 ini lokasinya cukup mudah dijangkau, berada di pinggir jalan. Namun, selain itu, interior yang ada di dalam tempat ini benar-benar menarik. Kalau menurut pendapat saya, sangat instagramable banget! Betul, setiap spotnya itu sangat cocok untuk dijadikan photo spot.

Apalagi bagi blogger buku yang banyak juga menjadi bookstagram, sehingga tempat-tempat ini sangat menarik untuk dijadikan sudut pengambilan foto buku-buku. Belum lagi tempatnya yang lumayan luas, serta pencahayaan yang sangat cukup, sehingga kita masih bisa menggunakan cahaya alami dari matahari.


Dari Blogtionship Saya Terpikir Sesuatu

Betul, setelah mendengar banyak hal dari Kang Maman, saya sempat sekilas berpikir tentang sesuatu yang pernah saya lakukan. Yaitu menantang diri saya untuk bisa menggalak-kan program membaca yang efektif. Tidak lagi bermalas-malasan. Beneran deh, yang namanya menyelesaikan tantangan membaca di Goodread, belakangan ini seperti semacam beban.

Tapi, setelah mengikut acara ini, beban saya akhirnya seakan menghilang. Karena saya seperti tersadarkan kembali akan keinginan membaca saya. Dan berikut ini hal-hal yang ingin sekali saya wujudkan di tahun 2017, semoga bisa dilaksanakan.




3 Hal yang ingin saya wujudkan di tahun 2017 :

- Saya ingin sekali menantang diri saya untuk membaca 1 buku 1 hari dan membuat 1 ulasan di hari yang sama.

- Saya ingin menulis ulasan yang lebih bagus dari saat ini, semoga saja saya bisa mengupgrade ketrampilan menulis saya.
- Saya ingin bisa mengadakan live tweet setiap hari dengan konsep membaca bareng atau konsep berbagi resume singkat buku yang saya baca.

Hal-hal di atas saya ingin lakukan sebagai upaya untuk mewujudkan agar Indonesia, setidaknya bisa naik kelas dari urutan yang sungguh memprihatinkan, ke urutan yang melegakan. Semoga terwujud.

Sebelum saya tutup, saya ingin berterima kasih kepada Grasindo yang telah memberi kesempatan pada saya, sehingga terpilih dari banyaknya blogger yang ikutan mendaftar di acara ini. Sungguh, informasi yang saya dapat sangat banyak sekali, sehingga ini membuat saya menjadi bersemangat untuk membaca setiap hari.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan juga bisa mengajak pembaca untuk mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai budaya.

Terima kasih.

  • Share:

You Might Also Like

10 comments

  1. Wow... 1 hari 1 buku, 1 ulasan? Semangat!
    Aku nargetin baca 25 buku aja tahun ini, udah mau akhir tahun baru 11 biji yg dibaca, heu... *loh kok jadi curhat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mba semangat juga. Siapa tau tahun depan Indonesia bisa naik peringkat.

      Bukankah segala hal itu dimulai dari langkah kecil? Nah saya juga pengen memulai dari langkah kecil.

      Yuk semangat mbaa

      Delete
  2. wah keren juga ya penerbit grasindo ya

    ReplyDelete
  3. Semalam aku baca cuitan Ipeh di twitter tentang event Grasindo ini bikin emosi teraduk-aduk.
    Sedih pas bagian sangat rendahnya minat baca orang Indonesia, ya bayangin aja, 1000:1, juga masih minimnya literasi di negeri ini T___T
    Tapi seneng juga baca materi2 berbobot dari Kang Maman yang bukan hanya bisa diterapkan oleh blogger buku, tapi juga blogger pada umumnya. Tentang branding, tentang tema blog dan lain2.

    Btw kecepatan membaca Ipeh kayak apa ya? Wondering satu hari satu buku dan satu ulasan. Berlaku juga untuk buku dengan ketebalan apapun Peh? Hebat. Semoga terwujud dengan lancar ya :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenang Nyak, masih dalam tahap keinginan. Hehehe. Soalnya buat namatin 55 buku setahun aja lumayan huwow, secara bukunya tebel semua.

      Tapi yaitu dia Nyak, saya kalau masang target rendah, yang ada ga begitu terpacu. Nanti malah semakin males :D

      Semoga Nyak semangat mencetak generasi pembaca buku yes

      Delete
  4. semangat, mba Ipeh. target bacaku tahun ini keteteran juga, mau diperbaiki mulai bulan ini. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaaa mbaa. Diriku juga mau memulai sekarang nih

      Delete
  5. wow, habis baca tulisan ini jd semangat membaca lagi bukan sekedar ngumpulin buku :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk kita sama2 revitalisasi semangat membaca :)

      Delete
  6. Aku kalau mau beli buku juga biasanya baca revie2 dari blogger buku mbak :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis terhapus.