Buku-buku Cerita Dan Kecerdasan Berbahasa Anak

October 19, 2016




Buku-buku Cerita Dan Kecerdasan Berbahasa Anak - Melalui cerita anak-anak dapat membangun konsep cara berpikir yang membantu mereka untuk membentuk pengalaman mereka menjadi sesuatu yang bisa dimengerti. Dengan membaca buku-buku dongeng, setiap anak belajar untuk menambah keahlian dalam perbendaharaan kata. Bukan hanya itu, ketika anak-anak membaca cerita dalam dongeng dengan suara, ini juga dapat meningkatkan indera pendengaran mereka.

Kemampuan berbahasa pada anak-anak merupakan perkembangan kognitif yang menandakan bahwa masa-masa pertumbuhan mereka dalam kondisi yang baik. Dengan begitu, anak akan mudah untuk mencerna setiap kalimat melalui proses reading and telling. Mengasah kemampuan membaca dan berbicara pada anak-anak memang membutuhkan proses, karena itulah dibutuhkan juga bagian dalam proses membaca dengan mengikutsertakan membaca dengan suara. 

Dengan kebutuhan anak-anak akan buku cerita atau buku dongeng inilah penyediaan buku yang ramah untuk anak-anak diperlukan. Khasnya anak-anak yang gemar melihat gambar serta warna-warni, maka buku dengan konsep cerita bergambar akan membuat mereka betah untuk membaca dan membawa rasa penasaran mereka untuk menyelesaikan bacaan tersebut.



Buku My First Qur'an Story


My First Qur'an Story menggunakan kombinasi cerita islami dengan sematan gambar yang menarik di dalamnya. Bukan hanya itu, buku ini juga menggunakan metode bercerita yang mengambil sudut pandang berbeda. Jika dari buku cerita tentang kisah Nabi kebanyakan berisi tulisan saja, atau sekadar disisipi gambar yang tidak begitu banyak. Kemudian komposisi tulisan sekitar 90% ini seringnya justru membuat anak-anak cepat lelah sebelum mereka mencapai setengah halaman.


Sudut pandang yang berbeda ini menggunakan sosok binatang yang memang memiliki kaitan dari cerita-cerita yang terdapat dalam buku ini. Jika berbicara tentang sudut pandang, maka hal ini merupakan hal baru dalam cerita yang diambil dari Al-Quran. Dimana, konsep seperti inilah yang dibutuhkan anak-anak untuk menambah wawasan mereka tentang Al-Quran. 

Bukan hanya itu, buku ini juga bisa menjadi media yang bagus untuk membantu dalam proses Story Reading di depan kelas atau di depan anak-anak. Dengan penambahan gambar pada setiap halaman, membuat anak mampu mencerna dengan cepat cerita yang mereka dengar. 


Story Reading Melatih Fokus


Saat membaca buku ini untuk pertama kali, saya pribadi mendapati bahwa tingkatan fokus yang saya rasakan bertambah. Fokus terhadap gambar dan teks sangat membantu untuk mempermudah cerita diserap oleh pembaca. Demikian pula ketika saya meminta krucilers di rumah untuk membaca buku ini. Mereka asyik bersuara sambil bercerita, sesekali mengomentari gambar yang tersedia namun tetap bisa mengikuti jalan ceritanya tanpa kesulitan.

Dari sinilah, krucilers tampak memiliki fokus yang baik sehingga distraksi yang timbul dari luar tidak membuat mereka jengah. Justru mereka tetap asyik membaca buku ini sampai cerita setiap babnya selesai. Meski begitu, rasa penasaran mereka selalu tumbuh kembali ketika melirik sampul buku yang bergambarkan para binatang yang menjadi tokoh dalam cerita ini.


Melatih Kemampuan Membaca


Seperti yang sudah saya tuliskan di atas, bahwasannya cerita yang dikombinasikan dengan gambar memang memudahkan anak-anak untuk mencerna jalan dan tujuan dari cerita tersebut. Namun, bukan hanya itu, dengan komposisi gambar 80% serta teks berisi cerita 20% inilah yang justru membantu melatih kemampuan mereka saat membaca buku.

Anak-anak yang terbiasa membaca akan memiliki kosa kata yang beragam yang bagus untuk kecerdasan berbahasa mereka. Meski buku-buku yang dibaca berisi gambar, tapi di sinilah mereka juga melatih daya ingat sehingga ketika diminta untuk menceritakan kembali, mereka bisa dengan mudah bercerita tanpa kesulitan.


Itulah sebabnya saya menyukai buku bergambar, novel grafis serta dongeng, karena melalui buku yang ringan ini terdapat banyak hal yang diasah meski saya sudah bukan anak-anak lagi. Salah satunya, warna-warni yang hadir dalam buku, bisa membantu saya rileks selagi membaca.


Semoga informasi ini bermanfaat. 

Terima kasih

  • Share:

You Might Also Like

3 comments

  1. Berarti ada kemungkinan Mbak Ipeh anaknya visual spasial, toss dulu lah Mbak Ipeh..

    ReplyDelete
  2. Kalau yang suka buku bergambar, justru anakku yang nomer dua. Buku yang dibaca ya yang ada gambarnya. Padahal buku kakaknya banyak banget.

    ReplyDelete
  3. beberpa kali membelikan anak2 buku cerita ttg sejarah nabi n al quran tp banyak yg jatuhnya jd berat buat anak2..aku mau nyoba ngintip yang ini ah nanti...TFS yaaks

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis terhapus.