Harun dan Samudra Dongeng

April 20, 2015


Judul : Harun dan Samudra Dongeng
Penulis : Salman Rushdie
Halaman : 224
Cetakan I : September 2011
Penerbit : Serambi
ISBN : 9789790243637


"..aku menyesal orang itu tak lagi menerima pelayanan, tak melanjutkan aktivitas bercerita, menyerah dan berkemas. Dia telah membatalkan kontraknya." ~ hal 58


Rasyid, Ayahnya Harun, merasa bahwa lidahnya terlalu kelu untuk mendongeng kembali. Semenjak kepergian Istrinya, yang melarikan diri bersama suami tetangganya. Perpisahan yang tidak hanya menyengsarakan Rasyid, tapi juga membuat Harun mengalami kejadian traumatis. Terutama saat angka jam di seluruh sudut rumahnya, bahkan di dalam kamarnya, dalam keadaan mati karena dihancurkan oleh Rasyid, tepat pukul sebelas. Karena itulah Harun tiba-tiba kehilangan kendali pada dirinya sendiri setiap 11 menit penuh tersadar.

Rasyid paham, dia tidak dapat menjelaskan banyak hal kepada Harun karena setelah 11 menit, anaknya seperti tidak berada dalam tubuhnya.


Tapi, kasih sayang Harun yang paham kesulitan Ayahnya karena tak lagi bisa mendongeng, membuatnya ingin membantu dan menolong. Meski tak tahu caranya.

"Mendongeng membutuhkan bahan bakar, seperti mobil. Jika kau tak punya Air, kau akan kehabisan Bahan Bakar Dongeng". ~ hal 60


Pertemuannya dengan Jikka membawanya dalam sebuah petualangan demi mendapatkan kembali kemampuan Rasyid. Tapi, ternyata bukan hanya itu misi Harun, karena Samudra Dongeng tengah mendapat polusi dari Khatam-Sud.


Harun adalah sosok anak yang selalu banyak bertanya, keingin tahuannya besar tapi pemikirannya juga tidak bisa dianggap remeh. Seperti anak-anak yang pada umumnya belum bisa menempatkan diri pada situasi yang tepat, ucapan Harun hampir saja membuat seorang kepala daerah tersinggung.


Sementara Rasyid, karena kesedihannya ditinggal oleh sang Istri merasa tak berdaya lagi. Hanya karena provokasi dari suami tetangganya, sang Istri meninggalkan Rasyid. Karena dianggap Rasyid hanya penuh dengan omong kosong. Wajar, ketika kesedihannya membuat lidahnya kelu tak lagi dapat bercerita.


Namun, karena harapan dari Harun, anak yang baik dan sayang pada kedua orang tuanya. Segala hal berubah menjadi hal yang berbeda.


Negeri dimana Samudra Dongeng berada, terletak pada bagian lain dari sisi bumi. Ini memang kisah anak-anak, namun ini dijelaskan seperti asal muasal dongeng. Dari mana para pendongeng memiliki keahliannya. Bagaimana proses terjadinya imajinasi.


Karya Salman Rushdie adalah dongeng dari penulis India yang ketiga yang saya baca setelah Ramsay Wood dan Rudyard Kipling. Seperti pada dongeng khas rakyat India yang senantiasa tercantum sebuah lirik dari tembang yang mereka biasa nyanyikan, penamaan daerah yang berbeda, serta nama tokoh yang sedikit aneh bagi saya. Tapi, saya akui dongeng ketiga penulis India ini memang banyak mewakili banyak hal dalam dunia nyata.


  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis terhapus.