Review Best Friends

February 27, 2015



Judul : Best Friends
Penulis : Jacqueline Wilson
Bahasa ; Inggris
Detil : 175 halaman, Ebook
Penerbit : Random House
ISBN : 9781407046266



Alice dan Gemma adalah dua sahabat karib. Lahir di tanggal yang sama, bulan yang sama, tahun yang sama dan mereka tumbuh besar bersama. Namun, mereka berdua memiliki hobi dan perilaku yang jauh berbeda.


Alice, seorang anak tunggal yang sangat feminim. Gemar menulis cerita, mencat kuku, mengenakan pakaian yang girly sampai mengenakan make up.


Sementara Gemma, sosok anak perempuan yang tomboy. Rambutnya menyerupai landak, tidak suka mengenakan pakaian ala girly dan sering menyebabkan masalah.


Gemma memiliki dua kakak lelaki, Cullum dan Jack. Keduanya juga sangat berbeda sikapnya. Dan Gemma selalu menjadikan Cullum sebagai kakak favoritnya sebelum dia memiliki pacar. Sementara Jack hanya dekat dengan anjing mereka.


Ibunya Gemma selalu merasa tidak puas dengan kondisi Gemma yang tomboi. Dia ingin Gemma seperti Alice. Itulah sebabnya Alice selalu mendapat perhatian penuh dari Ibunya Gemma.


** Especially when Mum makes a big fuss of her (Alice) and then looks at me and sigh. ~ page 15 **



Selain bersama Cullum, Gemma juga dekat dengan sang Ayah. Walaupun seringnya dia menemani Ayahnya yang kelelahan setelah pulang bekerja. Ayahnya bekerja sebagai supir taksi dan Gemma senang menghabiskan waktu bersama Ayahnya.


** When he is home he likes to lie on the sofa in front of the telly and have a little snooze. Its often a long long snooze, but if you're feeling lonely you can cuddle up  beside him. ~ page 13 **



Dan, Kakeknya adalah sosok paling favorit dalam keluarganya.


Suatu ketika, Gemma merasa ada yang aneh dengan Alice. Dia menyembunyika sesuatu dan hanya menuliskannya dalam buku diarynya. Saat Alice menginap di rumah Gemma, dan semangkuk Pop Corn berhamburan di kasur akibat kaki Gemma tidak sengaja menendangnya. Gemma sempat membaca dua baris tulisan dalam buku diarynya.



Setelah membacanya, pikiran Gemma menjadi kusut. Dia merasa sedih dan ingin bertanya pada Alice. Gemma berpikir bahwa Alice tidak lagi ingin bersahabat dengannya.



Namun, ternyata bukan itu. Tapi, karena keluarga Alice akan pindah ke Scootland. Sementara berita itu masih harus dirahasiakan. Keduanya merasakan kesedihan yang mendalam. Dan sampailah saat Ibunya Alice bertamu ke rumah Gemma dan mengabarkan berita ini. Di situlah Gemma membuat masalah demi masalah yang membuat Ibunya Alice memutuskan agar Alice berhenti bersahabat dengan Alice.


Mulai dari berteriak pada Ibunya Alice dan mengatakan kalau ini kesalahannya. Kemudian kabur dari rumah, walaupun akhirnya gagal. Berbohong saat menelpon Alice. Dan masalah lain yang kemudian membuat Ibunya Alice menolak untuk berhubungan dengan Gemma lagi.


Kepindahan Alice membuat Gemma benar-benar sedih. Walaupun sang Ibu sudah berusaha menenangkannya. Justru Gemma semakin sering terkena hukuman karena berbuat nakal, ceroboh atau hal lain. Seperti muntah dan mengotori spageti yang akan dimakan.


Ibunya menasihati bahwa dia akan memiliki banyak teman, gurunya juga berkata demikian dan merekomendasikan Biscuit, teman sekolahnya untuk menjadi teman dekat dengan Gemma. Namun, Gemma menolak.


Baginya hanya Alice dan Alice. Bahkan ketika Alice bercerita tentang teman barunya. Gemma berpikir bahwa Flora akan mengambil sahabatnya. Sehingga beberapa kali Gemma merasa sedih dan sendirian.


Ibunya Gemma adalah sosok Ibu yang ingin anaknya tampil seperti anak perempuan yang girly. Ketika marah, dia akan mengguncang tubuh Gemma. Belum lagi hukumannya yang senantiasa dia berikan pada Gemma, yang membuat Gemma merasa tidak menyukai Ibunya.


Banyak hal yang diangkat dalam novel anak-anak ini. Salah satunya adalah cara agar tidak posesif pada apa pun. Juga mengajarkan agar berpikir sebelum bertindak. Seperti Gemma yang dengan tanpa berpikir menumpahkan kue ulang tahun ke wajah Flora hanya karena dia tidak suka padanya. Karya Jacqueline memang selalu mengangkat kisah anak-anak dengan masalah keseharian yang kompleks. Dengan sudut pandang orang pertama, yaitu Gemma.


Missing was the most ridiculously in adequate description. ~ page 65

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Mohon gunakan kalimat yang sopan. Link hidup akan otomatis terhapus.